Pedagang Putu Mayam Gratis ke Pengendara saat Hujan
Gambar atau konten salah?
Seorang pedagang putu mayam di Malaysia menjadi sorotan setelah membagikan dagangannya secara gratis kepada para pengendara motor yang tengah berteduh dari hujan deras. Kisah ini pertama kali diunggah oleh pengguna Threads bernama @sarahjunid pada 07 Juli 2026. Dalam unggahannya, Sarah menceritakan bahwa ia bersama beberapa pengendara lain sedang berteduh di bawah jembatan sambil menunggu hujan reda. Saat itu, ia mulai merasa lapar. Tak lama kemudian, seorang pria yang berjualan kue tradisional putu mayam menggunakan sepeda motor datang menghampiri dan mulai membagikan makanan yang dibawanya kepada semua orang yang berteduh.
"Saya baru saja berpikir, 'Saya lapar sekali,' lalu tiba-tiba paman ini datang membagikan putu mayam gratis kepada semua pengendara yang berteduh di bawah jembatan. Semoga perjalanan pulang paman selalu aman, diberi kesehatan, dan rezekinya selalu melimpah," tulis Sarah dalam unggahannya. Aksi sederhana ini langsung viral di media sosial dan menyentuh hati banyak netizen. Sarah juga mengatakan bahwa seorang netizen memberitahunya bahwa penjual tersebut memang sering berkeliling menjajakan putu mayam di kawasan Brickfields dan Telawi, Bangsar.
Unggahan itu pun dipenuhi komentar positif. Banyak warganet berharap semakin banyak orang membeli putu mayam dari sang penjual sebagai bentuk apresiasi atas kebaikannya. "Semoga setelah ini semakin banyak orang membeli putu mayam dari paman tersebut," doa seorang netizen. Ada pula netizen yang menduga bahwa hujan membuat pria itu tidak bisa melanjutkan berjualan, sehingga ia memilih membagikan dagangannya daripada terbuang sia-sia. "Kasihan paman itu. Mungkin karena hujan dia tidak bisa berjualan lagi. Daripada makanannya terbuang, dia memilih membagikannya. Semoga segala urusannya dimudahkan dan rezekinya terus dilimpahkan," tulis netizen lainnya.
Komentar serupa juga bermunculan. Banyak yang meyakini keputusan membagikan putu mayam tersebut lahir dari niat baik sekaligus agar makanan tetap bermanfaat. Meski alasan sebenarnya tidak dijelaskan oleh sang penjual, aksi kebaikan sederhana itu berhasil menyentuh banyak hati netizen di media sosial. Putu mayam sendiri merupakan kue tradisional populer di Malaysia. Kue ini terbuat dari adonan tepung beras yang dibentuk menyerupai mi bihun. Hidangan ini lalu dikukus dan disajikan dengan taburan kelapa parut segar dan gula aren atau gula merah.
Kisah ini menunjukkan bagaimana tindakan kecil bisa berdampak besar. Seorang pedagang yang memilih berbagi daripada membiarkan dagangannya terbuang justru mendapat apresiasi luas dari warganet. Bukan karena barangnya mewah, melainkan karena niat tulus di baliknya. Di tengah hujan deras, momen sederhana itu menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak selalu harus besar—kadang cukup dengan sepiring putu mayam dan senyuman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
