Pejuang Badminton Ubed Gagal Rayakan Lebaran di Orleans Saat BWF
Gambar atau konten salah?
Mohammad Zaki Ubaidillah belum sempat merayakan Lebaran bersama keluarga karena sedang mengikuti turnamen BWF Super 300 di Orleans, Prancis. Ia bersiap menempuh jarak panjang sejak 7 Maret 2024.
Ubaidillah menempuh dua kompetisi sekaligus: Swiss Open, yang selesai pada 15 Maret 2024, dan Orleans Masters, berlanjut hingga 22 Maret 2024. Kedua acara ini jatuh pada periode Idulfitri, sehingga ia tidak dapat berkumpul dengan keluarga seperti biasanya.
“Ini Lebaran pertama saya yang berangkat ke turnamen. Sebelumnya, ketika Covid, saya tidak merayakan di rumah di Kudus,” ucapnya beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa meski tidak di rumah, ia tetap menjaga komunikasi lewat video call.
Ubaidillah menekankan bahwa prioritasnya adalah pertandingan dan peringkat. “Saya tidak merayakan di rumah karena ada pertandingan dan saya ingin kejar ranking tahun ini,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa keluarganya menerima situasi tersebut dan mereka akan tetap terhubung secara virtual.
Menanggapi pertanyaan tentang tunjangan hari raya (THR), ia menggelitik, “Tidak ada, saya yang memberi THR. Kadang saya bagi ke saudara, ada anak kecil.”
Ringkasan: Selama turnamen di Eropa, Ubaidillah tidak dapat merayakan Lebaran bersama keluarga. Ia menekankan pentingnya fokus pada pertandingan dan menjaga hubungan dengan keluarga lewat teknologi. Meski melewatkan perayaan tradisional, ia tetap berkomitmen pada pencapaian peringkat dan mendukung keluarga secara emosional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Wakil Indonesia Tersingkir di 16 Besar Japan Open
Setahun Berpartner, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Putri Kusuma Tak Khawatir Tanpa An Se Young
Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara di Japan Open
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
