Peluang Cuan dari Jastip Jajanan Viral Blok M Jakarta
Gambar atau konten salah?
Bisnis jasa titip, atau jastip, menawarkan peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Dengan konsistensi, omzet jutaan rupiah per bulan bisa diraih. Jastip tidak hanya terbatas pada barang dari luar negeri, tetapi juga dapat dilakukan untuk produk dalam negeri.
Contohnya adalah El (27) dan rekannya Jel (26) yang memulai jastip jajanan Blok M di Jakarta Selatan. Mereka mulai usaha ini pada bulan September 2025. Ide tersebut muncul karena semakin populernya jajanan di Blok M yang membuat banyak orang antre. Hal ini menunjukkan adanya permintaan untuk jasa titip agar orang bisa menikmati jajanan tersebut.
El menjelaskan, "Ini sangat cocok bagi kami yang suka berkeliling Blok M. Kami ingin membantu orang-orang yang jauh dari Blok M tetapi ingin mencoba makanan dan minuman yang ada di sana," ujarnya pada tanggal 31 Januari 2026.
Sejak memulai, El aktif membuat konten tentang jastip di TikTok dengan akun @jastipkemanaja. Ternyata, unggahannya banyak ditonton dan banyak yang tertarik untuk ikut jastip. "Jumlah pesanan bervariasi setiap hari, biasanya mulai dari 5 pesanan atau lebih. Kami membuka jastip setiap hari Senin hingga Sabtu," tambahnya.
Dari bisnis jastip jajanan Blok M, El bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 5 juta per bulan. Keuntungan per jastip bervariasi tergantung pada seberapa populer makanan atau minuman yang dipesan. Menu yang paling banyak dipesan beberapa bulan terakhir meliputi donat mochi Cloudcakes, OO Donut, Korean bakery Daribu, Little Salt Bread, dan Artirasa yang menyediakan berbagai dessert.
"Omzet rata-rata kami sekitar Rp 2-5 juta per bulan, tergantung jumlah pesanan. Pelanggan kami datang dari berbagai lokasi Jabodetabek, bahkan ada yang dari luar kota yang kebetulan berada di Jakarta tetapi belum sempat ke Blok M," jelas El.
El juga menyebutkan beberapa kendala dalam bisnis jastip ini, salah satunya adalah cuaca yang kadang menghambat antrean di Blok M atau pengiriman pesanan. Beruntung, jarak dari rumahnya tidak terlalu jauh. "Kami tinggal di Jakbar dan Bintaro. Biasanya kami pergi ke Blok M menggunakan transportasi umum," tuturnya.
Bagi yang ingin memulai bisnis jastip, El memberikan beberapa tips. Pertama, lakukan riset mengenai produk yang diminati. Kedua, bangun komunikasi yang jujur dan informatif. Ketiga, promosikan secara konsisten dan pastikan keamanan pengemasan agar pelanggan merasa percaya.
Bisnis jastip menawarkan peluang menarik dan dapat dijalankan dengan strategi yang tepat. Dengan pendekatan yang baik, siapa saja bisa meraih keuntungan dari usaha ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bali Siapkan 3 Kawasan Surga Pajak, Pajak 0% Ditawarkan
Levi's Bungkam FIFA, Logo Disensor Malah Viral
Ekspor 26 Ton Kelapa Parut Gorontalo ke Jerman Tembus Rp1,2 Miliar
Rosan Roeslani panggil Prabowo, 258 BUMN sudah digabung
Kemenkeu Buka Suara soal 39 Daerah Gagal Bayar Gaji PPPK
JAPFA Pakai Ilmu untuk Dapat Pinjaman Hijau, Hasilnya Rp 5,6 Triliun
Berita Terbaru
Yamaha Fazzio Hybrid: Dari Kanvas Kreatif hingga Motor Fungsional
Rektor ITB Usulkan Mahasiswa Tahu Nilai UTBK Dulu Sebelum Daftar Kampus
Toyota Fortuner Pelat Merah Dilelang, Pajak Cuma Rp 1,8 Juta
Tecno Rilis EllaClaw, Agen AI yang Bisa Otomatiskan Tugas Ponsel
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
