Pemadaman Listrik Jakarta: ESDM Investigasi Pembangkit
Gambar atau konten salah?
23 April 2026 menandai kejadian pemadaman listrik di beberapa wilayah Jakarta. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera membuka ruang dialog untuk mencari penyebabnya.
Tri Winarno, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan ESDM, menjelaskan bahwa gangguan terjadi di sistem pembangkit, bukan karena kekurangan pasokan. Ia mengatakan, "Pemadaman listrik di Jakarta dan sekitarnya diduga disebabkan adanya gangguan pada pembangkit, bukan pada kekurangan pasokan."
Tri menegaskan bahwa investigasi masih berlangsung. “Kami masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab detilnya,” ujarnya. Fokus utama saat ini adalah pemulihan layanan.
Menurut Tri, kerja sama antara ESDM dan PLN difokuskan pada pemulihan listrik secara menyeluruh. Beberapa daerah sudah kembali menyala, namun masih ada wilayah yang belum terhubung.
Ia menekankan, "Kami masih fokus kepada pemulihan sehingga pelayanan kepada pelanggan normal kembali." Penanganan cepat ini menandakan kesiapan lembaga dalam menghadapi gangguan infrastruktur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
