Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 Digelar di Kediri
Gambar atau konten salah?
Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) tahun 2026 resmi digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini berlangsung di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, yang berada di wilayah Mojo, Kabupaten Kediri. Tempat ini dipilih sebagai lokasi pembukaan forum tertinggi NU di bawah Muktamar tersebut.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara pembukaan ini. Mereka termasuk Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, KH Ma'ruf Amin. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, yang akrab disapa Gus Yahya, juga turut hadir. Tidak ketinggalan, KH Said Aqil Siradj, yang menjabat sebagai Ketua Umum PBNU periode 2010-2021, juga terlihat di lokasi.
Menteri Agama, Prof. KH Nasaruddin Umar, juga hadir dalam acara tersebut. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, turut meramaikan acara. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, serta Wakil Bupati Kediri juga terlihat hadir. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan betapa besarnya perhatian terhadap Munas-Konbes NU 2026.
Forum ini menjadi tempat strategis bagi organisasi Nahdlatul Ulama. Di sini, berbagai persoalan keagamaan, kebangsaan, dan keumatan akan dibahas. Semua ini dilakukan menjelang pelaksanaan Muktamar NU yang akan datang.
Selain para tokoh nasional, acara pembukaan juga dihadiri oleh ratusan kiai dan masyayikh. Para pengasuh pondok pesantren juga hadir. Jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah NU, serta delegasi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dari seluruh Indonesia, turut memadati lokasi.
Sejumlah pejabat pemerintah dan unsur Forkopimda juga hadir. Para tamu undangan lainnya ikut memadati arena pembukaan di kompleks pesantren. Pondok Pesantren Al Falah Ploso dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Jawa Timur.
Suasana khidmat mewarnai pembukaan Munas-Konbes NU 2026 ini. Acara ini menandai dimulainya rangkaian sidang komisi dan pembahasan berbagai isu strategis organisasi. Forum ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan penting.
Keputusan-keputusan itu akan menjadi pijakan bagi NU. Tujuannya adalah untuk memperkuat peran keulamaan, pelayanan umat, serta kontribusi organisasi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemilihan Pondok Pesantren Al Falah Ploso sebagai lokasi pembukaan juga menegaskan ikatan historis antara NU dan pesantren.
Di tengah kehadiran para ulama sepuh, tokoh nasional, dan kepala daerah, Munas-Konbes NU 2026 menjadi momentum konsolidasi besar bagi warga Nahdliyin. Mereka menghadapi berbagai tantangan zaman sekaligus memperkuat khidmah organisasi kepada umat dan bangsa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Penambang di Lumajang Luka Bakar Parah Akibat Material Panas Semeru
Qatar Belum Pernah Menang di Piala Dunia, Karma Kontroversi?
Penambang Pasir di Lumajang Terluka 80 Persen Akibat Letusan Sekunder Semeru
Gus Yahya Pastikan Kyai Ma'ruf Amin Hadir di Munas NU Kediri
Frisian Flag Gelar Acara Edukatif di Surabaya, Sambut Antusiasme Keluarga
Pemuda 21 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya
Berita Terbaru
Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 Digelar di Kediri
Hotel Piala Dunia 2026: Harga Sempat Meroket, Kini Anjlok
Guler Gagal Gol, 11 Tembakan Tak Berbuah di Piala Dunia 2026
Krisis Chip AI Paksa Apple Naikkan Harga Produk
Pemerintah Beri Diskon Tiket Kereta hingga Kapal untuk Liburan
10 Muharram 2026: Dua Tanggal, Satu Makna Asyura
Pabrik China rakit satu mobil tiap 50 detik, capai 600.000 setahun
