Pemuda Bandung Hilang Diterkam Buaya di Sungai Banyuasin
Gambar atau konten salah?
Seorang pemuda asal Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di Sungai Desa I, Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Senin, 06 Juli 2026, sekitar pukul 02.00 WIB. Korban bernama Ipan Nurzaman, berusia 25 tahun, warga Desa Batulayang, Kecamatan Cililin.
Saat kejadian, Ipan tengah memperbaiki perahunya. Ia sedang bersiap untuk bekerja. Tanpa diduga, seekor buaya muncul dan langsung menyambar tubuhnya. Buaya itu kemudian menyeret Ipan ke dalam air. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian. Belum ada tanda-tanda korban ditemukan.
Kabar ini mengejutkan keluarga di kampung halaman. Kepala Desa Batulayang, Imam Mujahidin, menyampaikan hal itu mewakili pihak keluarga. Orang tua Ipan langsung berangkat ke Banyuasin. Mereka ingin mendapat kepastian tentang nasib anaknya. "Ya semua kaget pasti dapat kabar itu, orangtuanya langsung berangkat besoknya dan sudah di sana sekarang. Informasinya masih terus dicari," kata Imam saat dikonfirmasi pada Rabu, 08 Juli 2026.
Ipan baru setahun merantau ke Sumatera Selatan. Awalnya, ia bekerja di sebuah perusahaan tambang batu bara. Namun, dalam perjalanan, Ipan dipindahkan ke daerah terpencil. Ia tidak setuju dengan keputusan itu. "Informasinya dia enggak mau, kemudian dia keluar. Nah dia enggak pulang, tapi lanjut buka usaha di sana," ujar Imam.
Usaha yang dirintis Ipan adalah penyediaan air tawar. Air itu disuplai untuk perahu dan kapal-kapal yang beroperasi di perairan sekitar. Bisnisnya berjalan cukup baik. Ipan bahkan mendapatkan penghasilan yang lumayan. "Ipan usaha air tawar, itu menyuplai kapal-kapal yang ada di sana. Alhamdulillah usahanya berjalan, katanya lebih baik daripada waktu di perusahaan tambang batu bara," kata Imam.
Di tengah kerja keras yang mulai membuahkan hasil, musibah datang. Malam itu, seekor buaya air tawar menyeret Ipan masuk ke air. Ia belum ditemukan hingga saat ini. "Mudah-mudahan ada kabar baik, kita terus komunikasi juga dengan orangtua Ipan yang kebetulan ketua RW di sini," kata Imam.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai di perairan liar. Ipan, yang memilih meninggalkan pekerjaan tambang demi usaha sendiri, kini harus menghadapi situasi yang tak terduga. Pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Keluarga berharap Ipan bisa ditemukan dalam keadaan selamat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BPBD Petakan Titik Rawan Karhutla di Bandung
Pria Jatuh ke Sumur 12 Meter di Sukabumi, Selamat
Seren Taun Jadi Kurikulum Hidup Pendidikan Karakter
Trump Hentikan Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Melonjak
Moana Live Action Mulai Tayang di Bioskop Indonesia
DPRD Ingatkan Risiko Biaya Ganti Nama Jawa Barat
Berita Terbaru
PU Bangun Tiga Jalur Baru di Aceh Tengah
Pemuda Bandung Hilang Diterkam Buaya di Sungai Banyuasin
BPBD Petakan Titik Rawan Karhutla di Bandung
Jaminan Kontrak PPPK Jember hingga 2027
Suporter Piala Dunia 2026 Terpukau Saus Ranch hingga Es Batu
Argentina Bangkit, Hajar Mesir 3-2
Pria Jatuh ke Sumur 12 Meter di Sukabumi, Selamat
Tony Blair Temui Danantara, Investor Global Minati Indonesia