Pria Jatuh ke Sumur 12 Meter di Sukabumi, Selamat
Gambar atau konten salah?
Seorang pria bernama Ikhsan (36) selamat setelah jatuh ke dasar sumur sedalam 12 meter di Kabupaten Sukabumi. Peristiwa itu terjadi saat ia tidak sadarkan diri di dalam sumur. Tim penyelamat dari Pemadam Kebakaran berhasil mengevakuasinya dalam kondisi hidup.
Kejadian ini berlangsung di Perum Alam Layung Indah, Jalan Raya Cikukulu, Blok Ali 3, RT 04/08, pada 08 Juli 2026. Proses evakuasi berjalan menegangkan. Petugas harus bekerja cepat di ruang sumur yang sempit.
Komandan Posko 6 Sektor Cisaat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Unang Sofyan, mengatakan bahwa laporan pertama diterima dari rekan korban bernama Riakhbar. Laporan itu masuk sekitar pukul 12.05 WIB. Isinya, korban jatuh ke dalam sumur. Petugas segera bergerak dan tiba di lokasi pada pukul 12.20 WIB.
"Awal kejadian orang tersebut (Ikhsan) mau mendalami sumur dengan kedalaman kurang lebih 12 meter," kata Unang saat dikonfirmasi.
Saat berada di dalam sumur, kondisi fisik Ikhsan tiba-tiba memburuk. Ia diduga kelelahan hingga kehilangan kesadaran. "Beberapa waktu kemudian orang tersebut lelah, mukanya pucat, dan tiba-tiba jatuh ke dasar sumur," jelas Unang.
Melihat korban ambruk, rekan korban yang panik langsung melapor ke Posko Damkar Cisaat. Sebanyak delapan personel Damkar dikerahkan ke lokasi untuk operasi penyelamatan non-kebakaran ini.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit. Petugas menggunakan peralatan rescue khusus. Sekitar pukul 13.00 WIB, korban berhasil diangkat dari dasar sumur dalam kondisi selamat. "Alhamdulillah korban bisa terselamatkan. Kondisi korban selamat, begitu juga dengan petugas yang menangani semua selamat," tutur Unang.
Setelah dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Betha Medika menggunakan ambulans. Ia mendapatkan perawatan medis darurat. "Korban lalu dilarikan ke Rumah Sakit Betha Medika untuk diadakan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut," pungkasnya.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa kecelakaan di sumur bisa terjadi kapan saja. Kelelahan fisik di dalam sumur yang sempit dan minim oksigen bisa berakibat fatal. Keberadaan tim penyelamat yang cepat tanggap menjadi faktor utama keselamatan korban. Tanpa evakuasi cepat, risiko kematian akibat tenggelam atau kekurangan oksigen di dasar sumur sangat tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
