PU Bangun Tiga Jalur Baru di Aceh Tengah

Ayu W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
PU Bangun Tiga Jalur Baru di Aceh Tengah

Gambar atau konten salah?

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berencana membangun jembatan baru yang memotong jalur, tidak jauh dari lokasi Jembatan Enang-Enang. Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan rencana ini di Bener Meriah pada Rabu, 08 Juli 2026. Nantinya, warga yang bepergian menuju Aceh Tengah akan memiliki tiga pilihan jalur berbeda.

Jembatan Enang-Enang sendiri sebelumnya telah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat. Pemerintah berencana memperkuat struktur jembatan tersebut. Namun, kendaraan yang diizinkan melintas di jembatan ini terbatas. Hanya kendaraan roda dua dan mobil penumpang yang boleh lewat. Mobil barang tidak diperbolehkan.

Untuk kendaraan pengangkut barang, saat ini diarahkan melewati jalan alternatif Werlah. Jalan ini berada di Kecamatan Pintu Rime Gayo. Jalan tersebut membentang di sepanjang aliran sungai dan sedang diperluas. Di lokasi yang sama, pemerintah juga akan membangun sebuah jembatan baru.

"Jalan Werlah itu jalan kabupaten tapi kita sudah sepakat dengan pak gubernur, pak bupati kita dengan pak bupati akan memperlebar jalan itu menjadi enam meter," kata Dody kepada wartawan.

Alternatif ketiga adalah jembatan shortcut. Jembatan ini akan dibangun sebelum Jembatan Enang-Enang, jika melintas dari arah Bireuen menuju Aceh Tengah. Mengapa harus shortcut? Dody menjelaskan, Jembatan Enang-Enang sudah tidak memungkinkan untuk dipermanenkan atau dibuat duplikat. Kondisi alam di sekitar lokasi menjadi kendala utama.

Jembatan shortcut ini dirancang untuk kendaraan dengan beban maksimum 30 ton. Artinya, mobil barang pun bisa melintas di sini. Pemerintah memberikan fleksibilitas. "Kita kasih opsi. Kalau untuk mobil barang, kita kasih opsi dua bisa lewat Werlah, bisa lewat shortcut. Kalau untuk manusia atau motor, kita ada opsi tiga satu di sini (Jembatan Enang-Enang), satu shortcut, satu lewat Werlah," jelas Dody.

Semua proyek ini ditargetkan dimulai tahun ini. Pekerjaan meliputi penguatan Jembatan Enang-Enang, perluasan jalan dan pembangunan jembatan di Werlah, serta pembangunan jembatan shortcut. Desain untuk ketiga pekerjaan tersebut sudah siap. "Insyaallah tahun ini mulai kita mulai semua," ujar Dody.

Ketiga jalur ini memberikan pilihan bagi pengguna jalan, mulai dari warga biasa hingga pengemudi truk. Jembatan Enang-Enang tetap bisa dipakai untuk kendaraan ringan. Werlah dan shortcut menjadi solusi untuk kendaraan berat. Semua dikerjakan dalam waktu yang bersamaan.

jembatan baruKementerian PUAceh Tengahjalan alternatifkendaraan beratBener Meriahperluasan jalan

Komentar

Memuat komentar...