Pencarian 2 Hari, Mbah Thohari 80 Tahun Ditemukan Selamat

Fitri A. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 59 dibaca
Bisik.id
Pencarian 2 Hari, Mbah Thohari 80 Tahun Ditemukan Selamat

Gambar atau konten salah?

Seorang pria lanjut usia bernama Thohari berusia 80 tahun dilaporkan hilang selama dua hari setelah pergi ke kebunnya di Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Dia ditemukan dalam kondisi selamat sekitar 1 kilometer dari kebun sawit di belakang rumahnya di Desa Kosgoro, Kecamatan STL Ulu Terawas, pada 02 Juni 2026 pukul 10.30 WIB.

Camata M Pahip mengonfirmasi bahwa korban masih hidup. Ia menambahkan bahwa Thohari terlihat duduk di bawah pohon, tampak lemas dan bingung.

Benar, warga kita dari desa Kosgoro bernama Mbah Thohari yang hilang kemarin sudah ditemukan oleh tim SAR,” ujar Pahip.

Pahip menjelaskan bahwa Thohari yang diduga pikun tersesat saat hendak pergi ke rumah anaknya. Ia mengira jalannya lewat jalan setapak menuju rumah anaknya, namun ternyata jalannya berujung ke kebun sawit.

Ceritanya dia mau pergi ke rumah anaknya lewat jalan setapak. Pikirnya itu jalan ke rumah anaknya, ternyata itu jalan ke kebun sawit,” tambah Pahip.

Setelah pemeriksaan awal, Thohari dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga untuk dibawa kembali ke rumah.

Keponakan Rofiatul Putikha Asfi menyatakan bahwa korban ditemukan di area kebun sawit belakang rumahnya. Ia menggambarkan kondisi korban lemas, namun tidak ada luka.

Alhamdulillah ditemukan di kebun sawit belakang rumah siang ini (2/6/2026). Sudah dievakuasi sama basarnas,” ucap Rofiatul.

Rofiatul mengucapkan terima kasih kepada Basarnas dan seluruh warga yang ikut membantu pencarian.

Berkat kerja sama dan kepedulian dari semua pihak, pakde kami akhirnya dapat ditemukan. Kami sangat menghargai waktu, tenaga, perhatian, doa, dan dukungan yang telah diberikan. Kami ucapkan terima kasih banyak,” kata Rofiatul.

Catatan sebelumnya menyebutkan bahwa Thohari hilang setelah pergi ke kebun di belakang rumahnya pada 31 Mei 2026 pukul 17.00 WIB. Ia jarang keluar rumah, sering berhalusinasi, dan menganggap rumahnya berada di kebun.

Kasus ini menyoroti risiko bagi lansia dengan masalah kognitif dan pentingnya dukungan komunitas dalam situasi darurat.

ThohariMusi Rawaskebun sawitSARBasarnaspikunlansiarisiko kognitif

Komentar

Memuat komentar...