Pendaftaran Beasiswa AFS Global STEM Accelerators 2026 Dibuka
Gambar atau konten salah?
American Field Service (AFS) Indonesia bersama Yayasan Bina Antarbudaya telah membuka pendaftaran untuk beasiswa pelatihan AFS Global STEM Accelerators 2026. Program ini ditujukan khusus untuk murid perempuan.
Beasiswa AFS Global STEM Accelerators menawarkan pelatihan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Program ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan global dan memberikan dampak sosial. Pelatihan selama 12 minggu ini dikembangkan bersama University of Pennsylvania dan berfokus pada keberlanjutan dan inovasi sosial. Diharapkan, murid perempuan dapat menjadi agen perubahan di komunitas mereka.
Program ini akan dilaksanakan dari 30 Mei hingga 30 Agustus 2026. Selama periode tersebut, peserta akan mendapatkan akses ke modul pembelajaran, sesi langsung, lembar kerja, dan bahan bacaan.
Syarat untuk mendaftar beasiswa AFS Global STEM Accelerators 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia antara 15 hingga 17,5 tahun, kelahiran dari 1 September 2008 hingga 31 Mei 2011
- Mampu mengikuti program secara penuh, baik online maupun di kelas, dalam bahasa Inggris
- Memiliki ketertarikan di bidang STEM, keberlanjutan, dan kompetensi global
- Memiliki rasa ingin tahu serta dapat berinteraksi dengan teman-teman dari negara lain sambil mengenal budaya baru
- Memiliki akses ke komputer, smartphone, atau perangkat digital untuk mengikuti program virtual
- Memiliki webcam dan mikrofon untuk sesi dialog online
- Akses internet atau Wi-Fi yang stabil
Murid perempuan berbakat dari latar belakang apa pun, terutama dari komunitas yang kurang terwakilkan dan yang memiliki keterbatasan finansial, sangat dianjurkan untuk mendaftar.
Pendaftaran bisa dilakukan melalui tautan ini hingga 15 April 2026. Untuk informasi lebih lanjut, dapat dilihat di Instagram @binaantarbudaya.
Program ini memberikan kesempatan bagi murid perempuan untuk mengembangkan keterampilan STEM dan berkontribusi pada perubahan positif di lingkungan mereka. Dengan dukungan yang tepat, mereka bisa menjadi pemimpin di bidang inovasi dan keberlanjutan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
