Pendapatan SUCOFINDO 2025 Naik 104,2%

Andi B. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Pendapatan SUCOFINDO 2025 Naik 104,2%

Gambar atau konten salah?

PT SUCOFINDO (Persero) melaporkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025. Angka-angka ini berasal dari laporan keuangan yang sudah diaudit dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025. Pendapatan perusahaan tercatat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, dan laba bersih berhasil memenuhi target yang sudah ditetapkan.

Perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC) ini mendapat dorongan dari beberapa sektor utama. Sektor batu bara, energi terbarukan, dan mineral menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perusahaan.

Chief Operating Officer Danantara yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, menyebutkan bahwa perubahan tata kelola dan transformasi bisnis yang dilakukan oleh BUMN berdampak langsung pada perbaikan kinerja perusahaan. "Sejak pembentukan Danantara 2025, perubahan dan transformasi bisnis yang dilakukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membawa perbaikan kinerja BUMN yang positif. Secara akumulatif, kinerja seluruh BUMN bahkan sukses melampaui target RKAP yang ditetapkan," kata Dony Oskaria dalam keterangan tertulis.

Menurut Dony, peningkatan kinerja BUMN tidak lepas dari penguatan tata kelola, transformasi bisnis, dan pengembangan sumber daya manusia. "Kehadiran Danantara dan BP BUMN yang telah melakukan berbagai perubahan tata kelola, bisnis, finansial serta transformasi perusahaan dalam mendukung streamlining serta people development yang mendukung budaya bekerja baik/patriotik, profesionalisme dan transparansi berhasil membawa model bisnis, operasi dan budaya kerja baru bagi BUMN menuju top performance," jelas Dony Oskaria.

Dalam laporan tahun buku 2025, SUCOFINDO mencatat pendapatan sebesar 104,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, perusahaan berhasil mencapai laba bersih sebesar 100,7% dari target yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025.

Direktur Utama SUCOFINDO, Sandry Pasambuna, mengatakan bahwa pencapaian ini tidak hanya terlihat dari sisi keuangan. Lebih dari itu, perusahaan juga memperkuat perannya dalam menyediakan layanan inspeksi, pengujian, dan sertifikasi untuk berbagai sektor industri. "Pencapaian target yang telah ditetapkan bukan sekadar keberhasilan finansial perusahaan, tetapi juga menjadi cerminan kepercayaan yang diberikan kepada SUCOFINDO sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan berbagai sektor usaha di Indonesia," ujar Sandry Pasambuna.

Menurut Sandry, perusahaan terus memperkuat bisnis dengan mengoptimalkan wilayah operasional, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, dan melakukan efisiensi proses bisnis. "PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berupaya meningkatkan pertumbuhan pendapatan melalui optimalisasi wilayah operasional di seluruh Indonesia, penguatan kapabilitas sumber daya manusia, serta peningkatan efisiensi proses bisnis," tambahnya.

Efisiensi juga dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dalam proses bisnis. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efektivitas operasional dan mengendalikan biaya. "Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu fokus kami dalam menjalankan program efisiensi sehingga proses bisnis dapat berlangsung lebih efektif, produktif, dan mampu menekan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas layanan," jelas Sandry.

Selain itu, SUCOFINDO terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan layanan dan menjaga pertumbuhan bisnis. "Ke depan, SUCOFINDO akan terus memperkuat perannya sebagai perusahaan TIC dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kami optimistis setiap langkah dan kinerja yang kami capai akan memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi pertumbuhan perusahaan, tetapi juga bagi kemajuan perekonomian Indonesia serta peningkatan daya saing bangsa di tingkat global," tutup Sandry Pasambuna.

Secara keseluruhan, laporan ini menunjukkan bahwa SUCOFINDO berhasil mempertahankan pertumbuhan di tengah perubahan struktur tata kelola BUMN. Sektor energi dan mineral masih menjadi tulang punggung pendapatan, sementara efisiensi melalui teknologi menjadi strategi utama untuk menjaga profitabilitas. Kolaborasi dengan berbagai mitra juga menjadi kunci untuk memperluas jangkauan layanan perusahaan ke depan.

kinerja keuanganSUCOFINDOpertumbuhanBUMNtransformasi bisnisefisiensi teknologitata kelola

Komentar

Memuat komentar...