Pengecoran Jalintim Palembang Dibuka Tutup hingga 31 Juli

Bayu K. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Pengecoran Jalintim Palembang Dibuka Tutup hingga 31 Juli

Gambar atau konten salah?

Pengendara yang melintasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung, tepatnya di KM 17, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, harus lebih waspada. Proses pengecoran badan jalan tengah berlangsung di ruas tersebut. Akibatnya, arus kendaraan diatur dengan sistem buka-tutup.

Pengecoran jalan ini dijadwalkan berlangsung dari 13 Juli hingga 31 Juli 2026. Selama masa pengerjaan, petugas dari Satlantas Polres Banyuasin ditempatkan di lokasi. Tugas mereka mengatur arus kendaraan agar tetap lancar dan mengurangi kemacetan.

Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Sayyid Malik Ibrahim, mengatakan jumlah personel yang bertugas ditambah dibandingkan hari biasa. Alasannya, volume kendaraan di Jalintim Palembang-Betung cukup tinggi. Baik kendaraan pribadi maupun angkutan barang melintas di sana.

"Selama proses pengecoran, anggota kami terus berjaga di lokasi. Kalau dibandingkan hari biasa, personel yang kami turunkan lebih banyak untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan membantu pengguna jalan," kata Sayyid kepada wartawan, Rabu, 15 Juli 2026.

Pengecoran dilakukan pada malam hingga pagi hari. Tujuannya mengurangi dampak terhadap aktivitas masyarakat. "Jam pekerjaan pengecoran dimulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB. Meski dilakukan malam hari, pengaturan lalu lintas tetap kami lakukan karena kendaraan yang melintas tetap ramai," ungkapnya.

Selama pekerjaan, arus lalu lintas menggunakan sistem buka-tutup. Semua di bawah pengawasan petugas di lapangan. Sayyid meminta pengguna jalan bersabar dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan.

"Kami mengimbau masyarakat agar mengurangi kecepatan ketika mendekati lokasi pekerjaan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas, dan tidak mendahului kendaraan di area penyempitan jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," tegasnya.

Pengendara roda dua dan roda empat disarankan memanfaatkan jalur alternatif. Ini untuk menghindari kepadatan selama pengecoran. Bagi kendaraan dari arah Palembang menuju Betung atau Jambi, pengendara bisa masuk melalui Simpang Tanah Mas. Kemudian keluar melalui Simpang Semuntul (Arhanud TNI AD) atau Simpang Alfa One.

Sementara itu, kendaraan dari arah Jambi menuju Palembang bisa menggunakan Jalan Tol Fungsional Musi Pait. Setelah itu, keluar melalui Simpang Alfa One atau Simpang Semuntul. Lalu menuju Simpang Tanah Mas atau Jalan Bypass Alang-Alang Lebar.

Sayyid berharap masyarakat bekerja sama dengan mematuhi aturan yang ditetapkan. Menurutnya, kelancaran proyek perbaikan jalan bergantung pada kedisiplinan pengguna jalan. "Terima kasih atas kerja sama dan pengertiannya. Mari bersama-sama mendukung kelancaran pekerjaan ini demi terciptanya jalan yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh pengguna jalan," pungkasnya.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya perbaikan infrastruktur di jalur utama yang menghubungkan Palembang dengan daerah sekitarnya. Dengan volume kendaraan yang tinggi setiap hari, pengaturan lalu lintas yang ketat menjadi kunci agar pengerjaan berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas warga secara berlebihan.

pengecoran jalanbuka-tutupJalintim Palembang-Betungpengaturan lalu lintasjalur alternatifkeselamatan berkendaraSatlantas Polres Banyuasin

Komentar

Memuat komentar...