Jalan Desa Mekarsari Mulai Mulus Setelah 28 Tahun
Gambar atau konten salah?
Warga Desa Mekarsari, yang terletak di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, akhirnya bisa tersenyum. Selama puluhan tahun, mereka menanti perbaikan akses jalan yang layak. Kini, harapan itu mulai terwujud.
Desa ini berada di perbatasan antara Cianjur dan Kabupaten Bandung. Selama ini, warga terpaksa melewati jalan yang rusak parah. Kondisinya sungguh memprihatinkan. Saat musim kemarau, jalur itu tampak seperti dasar sungai yang kering. Tidak ada sisa aspal sama sekali. Ketika hujan tiba, medan berubah menjadi sangat licin. Pengendara motor pun berada dalam bahaya setiap kali melintas.
Uus (50), seorang warga setempat, mengingat betul kapan terakhir kali ia merasakan jalan yang mulus. "Terakhir merasakan jalan bagus itu tahun 1998. Kemudian tidak lama rusak sampai sekarang," ujarnya pada Rabu, 15 Juli 2026.
Kabar baik datang bersamaan dengan dimulainya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di desa tersebut. Kehadiran personel TNI membawa angin segar. Mobilitas warga yang selama ini terhambat akibat infrastruktur buruk mulai membaik.
"Alhamdulillah sekarang jalan sudah mulai mulus, meskipun hanya sedikit. Diharapkannya nanti oleh Pemkab Cianjur dibangun lagi sampai selesai jalan semua mulus," kata Uus dengan penuh harap.
Kolonel Inf Yudi Ruskandar, yang menjabat sebagai Kasrem 061/Suryakencana, menjelaskan fokus program TMMD tahun 2026. Program ini memang diarahkan untuk pemerataan pembangunan di daerah terpencil. Kecamatan Cibinong menjadi salah satu sasarannya.
"Tujuan utamanya akselerasi pembangunan di pelosok, sehingga ada pemerataan pembangunan," jelasnya.
Proyek ini melibatkan ratusan personel gabungan. Mereka berasal dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan juga dibantu oleh swadaya masyarakat. Sasaran utamanya adalah perbaikan jalan sepanjang 872 meter yang selama ini terabaikan.
"Kita bangun menjadi jalan beton dengan lebar 4 meter. Selain itu ada juga pembangunan jalan aspal," kata Kolonel Yudi.
Program TMMD tidak hanya berfokus pada jalan. Mereka juga memperbaiki sejumlah rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik warga. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
"Pembangunannya juga dilakukan bersama, untuk membangkitkan lagi semangat gotong royong," tambahnya.
Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu, mengakui bahwa Desa Mekarsari memang belum tersentuh pembangunan secara optimal. Ia menyambut baik langkah TNI yang menjadikan kawasan ini sebagai prioritas.
"Kami berterimakasih, wilayah yang belum tersentuh pembangunan secara merata ini menjadi perhatian, dibangun dalam kegiatan TMMD. Ini juga menunjukan keterlibatan semua pihak dalam pembangunan, karena tidak bisa hanya berdiri sendiri," ujarnya.
Wahyu berjanji akan menindaklanjuti program ini. Pemerintah kabupaten akan membangun sisa akses jalan yang masih rusak di wilayah tersebut.
"Tentu kami akan memperhatikan dan membangun jalan di pelosok cianjur yang dilalui warga yang dilintasi untuk mengirim hasil buminya," kata dia.
Perbaikan jalan sepanjang hampir satu kilometer ini memang belum menyelesaikan seluruh masalah. Namun, bagi warga yang sudah puluhan tahun menanti, ini adalah awal yang berarti. Mereka berharap, setelah TMMD selesai, pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan hingga seluruh akses di desa mereka benar-benar mulus.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
