Pertamina Buka 252 DEB Desa, Tingkatkan Pendapatan & Emisi

Bambang W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Pertamina Buka 252 DEB Desa, Tingkatkan Pendapatan & Emisi

Gambar atau konten salah?

Di tengah dinamika harga minyak dunia dan ancaman perubahan iklim, energi terbarukan mulai merambah ke desa-desa di Indonesia. Desa yang dulu terjerat kesulitan kini mulai bergetar kembali berkat hadirnya energi bersih dan teknologi yang tepat guna.

Di Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Aceh, program Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina memberi contoh nyata. Masyarakat memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 4,4 kilowatt-peak (kWp) yang dilengkapi baterai 10 kilowatt per jam (kWh). Sistem ini menyalakan aerator dan mesin pakan di tambak, sehingga produktivitas meningkat hingga 40 persen.

Hasilnya, pendapatan warga sekitar naik Rp6-8 juta per bulan. Saat banjir melanda Sumatera dan Aceh pada tahun 2025, sektor tambak pun terdampak, hilang udang dan ikan. Namun, PLTS tetap beroperasi, membantu masyarakat bangkit dan menata ulang usaha tambak mereka.

“Pascabanjir, kami sempat kehilangan segalanya. Berkat dukungan Program DEB Pertamina, kami bisa bangkit kembali, memulai usaha, dan menjalani kehidupan dengan lebih mandiri,” ungkap Local Hero dalam keterangan tertulis pada 3 April 2026.

DEB tidak hanya meningkatkan pendapatan. Nilai ekonominya mencapai Rp5,5 miliar per tahun dan mengurangi emisi hingga 1,09 juta ton Co2eq per tahun. Keberhasilan ini diakui secara global. Bersama 23 perusahaan dunia—antara lain Aviva Plc, British Airways, CEMEX, General Motors, Lenovo, dan Saudi Aramco—Pertamina meraih Sustainability, Environmental Achievement & Leadership (SEAL) Awards 2026 pada kategori Inisiatif Lingkungan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan: “Apresiasi internasional ini adalah kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat desa yang telah menjadi bagian dari penggerak perubahan, serta pemerintah daerah dan mitra lokal. Ini menjadi motivasi bagi Pertamina untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata, terutama dalam memperkuat resiliensi desa menghadapi dinamika global.”

Baron juga menjelaskan komponen DEB: “Pemanfaatan energi baru terbarukan Pertamina DEB terdiri dari panel surya, mikrohidro, biogas dan energi terbarukan lainnya. Kami berharap dengan pemanfaatan energi transisi, masyarakat desa tak hanya memiliki ketahanan energi, tapi juga penggerak aktivitas ekonomi.”

Sejauh ini, Pertamina telah membangun 252 DEB di seluruh Indonesia. Sebanyak 64 persen berada di luar Pulau Jawa, memperlihatkan upaya pemerataan pembangunan. Selain itu, 156 DEB memproduksi 15,8 ribu ton bahan pangan beras dan 890,4 ton bahan pangan non beras, mendukung ketahanan pangan nasional.

Ke depan, Pertamina berencana memperluas inisiatif berbasis energi bersih dan pemberdayaan masyarakat. Tujuannya agar lebih banyak desa mampu menghadapi gejolak ekonomi dan perubahan iklim, sekaligus tumbuh menjadi pusat kemandirian energi dan ekonomi baru.

Inisiatif ini juga selaras dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) pemerintah. Pertamina berkomitmen mendorong transisi energi, tidak hanya sebagai sumber energi tetapi juga sebagai upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia.

Dengan dukungan teknologi surya, mikrohidro, dan biogas, desa-desa kini memiliki sumber energi yang stabil. Dampak positifnya terasa pada produktivitas, pendapatan, dan ketahanan lingkungan, menandai langkah kecil namun penting menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Energi terbarukanDesa Energi BerdikariPLTS suryaPertaminaEmisi CO2eqRUENResiliensi desaKetahanan pangan

Komentar

Memuat komentar...