Pertamina Kuasai Target Emisi, Turunkan 354.609 Ton CO2e
Gambar atau konten salah?
Pertamina menegaskan komitmen kuatnya untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendorong transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan. Perusahaan ini juga terus menurunkan emisi karbon di semua lini bisnis sebagai dukungan terhadap target Net Zero Emission (NZE) dan efisiensi energi yang dicanangkan pemerintah.
Hingga 01 Februari 2026, Pertamina berhasil menurunkan emisi sebesar 354.609 ton CO₂e, atau 112% dari target periode berjalan. Angka ini menjadi bukti nyata upaya dekarbonisasi perusahaan. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan keberhasilan ini tidak terlepas dari konsistensi Pertamina dalam menjalankan berbagai program efisiensi energi di seluruh lini bisnis, mulai dari hulu hingga hilir.
“Realisasi dekarbonisasi yang melampaui target ini menjadi bukti bahwa Pertamina terus bergerak menuju energi yang lebih bersih. Namun, keberlanjutan energi juga membutuhkan peran aktif masyarakat melalui perilaku hemat dan bijak menggunakan energi,” ujar Baron dalam keterangannya, 08 April 2026.
Pertamina menegaskan bahwa menjaga ketahanan energi nasional tidak hanya dilakukan melalui optimalisasi operasional dan inovasi teknologi, tetapi juga melalui edukasi dan ajakan kepada masyarakat untuk menggunakan energi secara efisien dan tepat guna. Menurut Baron, perilaku bijak dalam menggunakan energi memiliki dampak besar dalam menjaga stabilitas pasokan energi, terutama di tengah dinamika global yang memengaruhi sektor energi.
“Penggunaan energi secara bijak, seperti menggunakan BBM sesuai kebutuhan serta memanfaatkan energi secara efisien, merupakan kontribusi nyata masyarakat dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendukung target Net Zero Emission 2060,” tambahnya.
Secara kinerja, capaian dekarbonisasi Pertamina didorong oleh kontribusi seluruh subholding. Subholding Upstream mencatat kinerja tertinggi dengan capaian di atas target, diikuti Subholding Downstream dan Gas yang juga menunjukkan performa positif melalui berbagai program efisiensi operasional dan optimalisasi energi. Sementara itu, subholding lain seperti Pertamina New & Renewable Energy, serta Integrated Marine Logistics terus memperkuat implementasi program dekarbonisasi melalui efisiensi energi, elektrifikasi operasional, serta pengembangan energi baru terbarukan.
Selain menjalankan berbagai program pengurangan emisi, Pertamina terus menyempurnakan target Net Zero Emission (NZE), termasuk penguatan kebijakan internal seperti penerapan internal carbon pricing, pengembangan proyek rendah karbon, serta integrasi aspek keberlanjutan dalam strategi bisnis perusahaan. Dengan capaian positif di awal tahun 2026, Pertamina optimistis dapat mencapai target dekarbonisasi tahunan sekaligus memperkuat perannya sebagai perusahaan energi nasional yang tidak hanya andal dan terjangkau, tetapi juga semakin ramah lingkungan.
Pertamina menargetkan pengurangan emisi tahun 2026 sebesar 1.962.156 ton CO₂e. Berbagai program strategis dalam pengurangan emisi sekaligus efisiensi energi terus dijalankan di seluruh subholding. Di hulu, Pertamina menjalankan efisiensi penggunaan Fuel Gas dengan Optimasi Pengoperasian Gas Turbin dengan efisiensi mencapai 12 MMSCFD. Sedangkan di subholding Downstream, Pertamina melakukan Upgrade APC Boiler-RU VI, Optimasi Gas Engine, Implementasi Biofuel serta optimalisasi penggunaan PLTS di operasional dan kantor.
Pertamina juga terus mengembangkan program energi bersih yang melibatkan masyarakat, seperti Desa Energi Berdikari, dengan mengoptimalkan sumber energi bersih yang melimpah di pedesaan. Langkah ini menjadi komitmen Pertamina membangun swasembada energi berbasis desa sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Dengan berbagai terobosan yang dilakukan, saat ini Pertamina mampu menjaga ESG Risk Rating pada risiko medium berdasarkan analisis lembaga pemeringkat ESG Sustainalytics, menjadikan Pertamina pada peringkat 1 dari 54 perusahaan dunia dalam sub industri minyak dan gas terintegrasi.
Pertamina mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menerapkan gaya hidup hemat dan bijak energi sebagai langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga keberlanjutan energi dan bumi untuk generasi mendatang.
Perusahaan ini menampilkan contoh nyata bagaimana perusahaan energi dapat memadukan tujuan bisnis dengan tanggung jawab lingkungan, sambil melibatkan masyarakat dalam upaya menjaga ketahanan energi nasional dan mencapai target Net Zero Emission 2060.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
