Pertamina Patra Niaga: Pendaftaran LPG 3kg Subsidi Gratis
Gambar atau konten salah?
Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa pendaftaran pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dikenakan biaya, ujar Corporate Secretary Roberth MV Dumatubun. Ia menegaskan hal tersebut melalui keterangan tertulis pada Selasa, 14 April 2026.
"Perlu kami tegaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dipungut biaya alias gratis. Informasi yang mencantumkan biaya tertentu tersebut tidak benar dan bukan berasal dari Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga," kata Roberth.
LPG 3 kg adalah produk subsidi pemerintah yang ditujukan khusus bagi masyarakat kurang mampu. Penyalurannya mengikuti kebijakan pemerintah dan mekanisme subsidi tepat sasaran. Roberth menambahkan, LPG 3 kg adalah produk subsidi yang pendistribusiannya diatur oleh pemerintah dengan sistem kuota sehingga harus dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap informasi menyesatkan yang meminta bayaran atas nama Pertamina atau Pertamina Patra Niaga. Penipuan semacam ini sering muncul di berbagai platform, termasuk media sosial yang meniru akun resmi. Contohnya, akun TikTok @pertaminagas3kg_lpg.
Untuk memverifikasi kebenaran, masyarakat dapat mengunjungi kanal resmi www.pertaminapatraniaga.com, akun sosial media @pertaminapatraniaga, atau menghubungi layanan resmi Pertamina Contact Center 135.
Informasi palsu tentang biaya pendaftaran pangkalan LPG 3 kg dapat menyesatkan konsumen dan merugikan kepercayaan publik terhadap program subsidi pemerintah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
