Pertamina Siapkan Layanan Darurat BBM untuk Pemudik Lebaran 2026
Gambar atau konten salah?
Jakarta - Pertamina Patra Niaga, bagian dari PT Pertamina (Persero), telah menyiapkan layanan Motorist Pertamina Delivery Service (PDS) untuk mendukung pemudik selama Lebaran 2026. Layanan ini bertujuan membantu mereka yang kehabisan bahan bakar di perjalanan.
Sebanyak 200 unit motorist akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, termasuk di jalan tol, jalur arteri yang padat, dan daerah dengan akses yang sulit. Ini untuk memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga saat mudik.
Layanan ini bersifat darurat. Pemudik yang mengalami masalah kehabisan bahan bakar dapat langsung dibantu oleh motorist tanpa perlu pergi ke SPBU terdekat. Harga bahan bakar yang diberikan tetap sesuai dengan tarif resmi di SPBU, tanpa adanya biaya tambahan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menjelaskan bahwa layanan motorist ini ditempatkan di area yang rawan kepadatan untuk mengantisipasi situasi darurat. "Kami menyediakan Motorist Pertamina Delivery Service sebagai solusi bagi masyarakat yang membutuhkan bahan bakar di tengah perjalanan, terutama saat macet atau di lokasi yang jauh dari SPBU," ungkap Roberth.
Dia menambahkan, penempatan motorist dilakukan dengan strategi untuk memastikan pemudik tidak perlu khawatir kehabisan bahan bakar. "Petugas motorist kami siap untuk menjangkau lokasi pemudik dan memberikan bantuan secara cepat," katanya.
Pemudik juga memberikan tanggapan positif terhadap layanan ini. Adi Ahmad, salah satu pemudik yang menuju Bandung, menyatakan, "Pengantaran bensin lewat motorist di tol itu sangat membantu. Terima kasih kepada teman-teman motorist dari Pertamina Patra Niaga yang telah berusaha keras untuk membantu banyak orang. Terus semangat meskipun dalam cuaca panas atau hujan."
Layanan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi pemudik selama perjalanan mereka. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan perjalanan mudik dapat berlangsung lebih lancar dan aman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
