Piala Dunia 2026: Pemesanan Hotel Seattle Tak Meningkat

Andi B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 94 dibaca
Bisik.id
Piala Dunia 2026: Pemesanan Hotel Seattle Tak Meningkat

Gambar atau konten salah?

Seattle, Washington, menampakkan hasil yang tidak sebanding dengan ekspektasi. Piala Dunia 2026, meski sudah terjual jutaan tiket, tidak menimbulkan lonjakan pemesanan hotel di kota tuan rumah.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, pernah menyebut turnamen ini akan terasa seperti “104 Super Bowl”. Namun, seiring mendekati kick‑off bulan depan, para pelaku industri pariwisata menilai dampaknya belum terasa.

Seattle akan menjadi tuan rumah enam pertandingan Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di AS, Kanada, dan Meksiko pada bulan Juni hingga Juli.

Menurut laporan dari American Hotel and Lodging Association (AHLA), wisatawan domestik masih mendominasi perjalanan. Wisatawan mancanegara belum banyak datang. Hampir 80% pelaku industri hotel di Seattle mengaku tingkat pemesanan masih di bawah ekspektasi, bahkan kalah dibanding musim panas biasa.

Anthony Anton, presiden Washington Hospitality Association, menyatakan, “Industri ini sedang sulit dan memang sudah lama sulit. Jadi musim panas yang bagus tentu tetap disambut baik. Dan jika hasilnya bisa lebih baik dari musim panas biasa, itu akan menjadi berkah.”

Meskipun pemesanan hotel belum melonjak, biro pariwisata Seattle masih memperkirakan Piala Dunia 2026 dapat memberi dampak ekonomi hingga 845 juta USD (Rp 13,52 triliun) bagi wilayah Seattle dan King County.

Michael Stathokostopoulos, analis CoStar Group, menilai ekspektasi terhadap dampak ekonomi Piala Dunia 2026 sempat terlalu tinggi. Ia mengatakan, “Jelas ini akan menjadi acara positif bagi AS.” Ia melanjutkan, “Saya rasa awalnya dampaknya sedikit terlalu dibesar‑besarkan dan sekarang mungkin malah sedikit diremehkan.”

Para pelaku wisata berharap pemesanan hotel masih bisa meningkat mendekati hari pertandingan, mengingat penggemar sepak bola internasional kerap memesan akomodasi secara mendadak. Seattle juga berharap laga fase gugur pada Juli nanti dapat menarik lebih banyak suporter dari negara-negara besar seperti Inggris, Prancis, Argentina, Brasil, dan Jerman.

Jennifer Casillas, wakil presiden Downtown Seattle Association, menegaskan, “Kami ingin menunjukkan alasan lain untuk datang ke sini dan kembali lagi setelah Piala Dunia.”

Dengan situasi saat ini, para pemangku kepentingan di industri perhotelan dan pariwisata Seattle masih menunggu apakah lonjakan kunjungan akan datang tepat waktu. Mereka berharap bahwa, meski belum terlihat, momentum Piala Dunia 2026 dapat memberikan kontribusi positif bagi ekonomi lokal di masa depan.

Piala Dunia 2026Seattleindustri perhotelanpemesanan hoteldampak ekonomiwisatawan domestikFIFA

Komentar

Memuat komentar...