PLN Rencanakan Konsolidasi Anak Perusahaan 44 ke 23 pada 2028

Teguh A. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 73 dibaca
Bisik.id
PLN Rencanakan Konsolidasi Anak Perusahaan 44 ke 23 pada 2028

Gambar atau konten salah?

PT PLN (Persero) telah menetapkan tujuan mengurangi jumlah anak perusahaan dari 44 menjadi 23 pada tahun 2028. Langkah ini dimaksudkan untuk memperbaiki efisiensi operasional, memperkuat tata kelola, dan membentuk struktur bisnis yang lebih fokus serta terintegrasi.

Di 02 Juni 2025, Direksi PLN memaparkan perkembangan program streamlining PLN Group kepada Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia. Pertemuan tersebut menyoroti rencana konsolidasi, divestasi, restrukturisasi portofolio bisnis, dan penyederhanaan struktur usaha.

Dony, anggota direksi, menegaskan bahwa langkah ini dijalankan untuk memperkuat kinerja perusahaan dan mendukung keandalan pasokan listrik nasional. Ia menambahkan, "Percepatan transformasi dan penguatan keandalan sistem kelistrikan menjadi kunci agar PLN semakin efektif mendukung ketahanan energi nasional," dalam keterangan tertulis pada 03 Juni 2026.

Selain transformasi korporasi, PLN melaporkan kemajuan implementasi RUPTL 2025‑2034. Dari total proyek yang direncanakan, sekitar 1.634 proyek atau hampir 40 persen telah memasuki tahap eksekusi. Hal ini menunjukkan komitmen PLN dalam mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

Proyek-proyek tersebut mencakup pembangunan pembangkit, jaringan transmisi, dan gardu induk. Fokus utama adalah memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat di seluruh wilayah Indonesia.

Diskusi juga menyoroti upaya penguatan sistem kelistrikan setelah gangguan di Sumatera. PLN terus melakukan evaluasi dan penambahan kapasitas untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik.

Beberapa proyek strategis sedang disiapkan, termasuk penguatan infrastruktur backbone kelistrikan Sumatera, pembangunan jaringan transmisi 500 kV, 275 kV, dan 150 kV, serta penambahan kapasitas pembangkit di berbagai wilayah. Langkah ini bertujuan memperkuat ketahanan sistem dan meminimalkan risiko gangguan di masa mendatang.

Dony menutup pertemuan dengan kata, "Melalui transformasi korporasi yang berkelanjutan, percepatan implementasi RUPTL, dan penguatan sistem kelistrikan nasional, PLN diharapkan semakin siap menjalankan perannya sebagai penyedia tenaga listrik nasional yang andal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, dan agenda transisi energi Indonesia,".

Perubahan ini menandai upaya PLN untuk meningkatkan efisiensi, keandalan, dan kesiapan dalam memenuhi permintaan energi nasional, sekaligus mendukung transisi energi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

PLNstreamliningRUPTLketahanan energiinfrastruktur kelistrikantransformasi korporasijaringan transmisi

Komentar

Memuat komentar...