Polisi Siapkan 75 Personel untuk Demo Mahasiswa di Surabaya
Gambar atau konten salah?
Demonstrasi mahasiswa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berlangsung pada 17 Juni 2026. Aksi tersebut menarik perhatian khusus dari kepolisian setempat.
Polisi tidak hanya menyiapkan pengamanan jalannya aksi, tetapi juga menempatkan puluhan personel di beberapa ruas jalan utama di pusat kota. Hal ini bertujuan mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang mungkin terjadi.
Area yang menjadi fokus pengamanan meliputi Kawasan Darmo, Basuki Rahmat, dan Jalan Gubernur Suryo. Meskipun begitu, kepolisian masih memantau perkembangan situasi di lapangan sebelum memutuskan apakah akan mengalihkan atau merancang ulang arus lalu lintas.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Bayu Galih Raditya, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel untuk mengatur arus lalu lintas di titik-titik strategis, mulai dari kawasan Jalan Darmo, Basuki Rahmat hingga sekitar Grahadi.
“Kita persiapkan (personel untuk pengamanan arus lalin), seputaran Darmo, Basra (Basuki Rahmat), dan Grahadi,” kata Galih saat dikonfirmasi pada 17 Juni 2026.
Galih menjelaskan bahwa sebanyak 75 personel Satlantas Polrestabes Surabaya diterjunkan untuk mengamankan dan mengatur arus lalu lintas selama aksi berlangsung. Personel tersebut diprioritaskan bertugas di jalur tengah Kota Surabaya, yang diperkirakan menjadi titik konsentrasi pergerakan massa maupun pengguna jalan.
“Lantas saja 75 personel, titiknya di jalur tengah (Darmo, Basuki Rahmat, dan Gubernur Suryo),” ujarnya.
Menanggapi kemungkinan pengalihan maupun rekayasa arus lalu lintas, Galih menyebut belum ada keputusan yang ditetapkan. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan saat aksi berlangsung.
“(Pengalihan dan rekayasa arus lalin) situasional besok, lihat situasi,” tutup eks Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim itu.
Secara keseluruhan, demonstrasi mahasiswa di Surabaya diwarnai persiapan ketat dari kepolisian, dengan ratusan personel siap mengatur lalu lintas dan mengamankan area strategis di tengah kota.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
