5 Barang Harus Dihindari di Teras Rumah untuk Keamanan
Gambar atau konten salah?
Terasa nyaman, teras menjadi ruang favorit bagi banyak keluarga. Di sana, tanaman hias, kursi santai, dan meja kecil menambah keindahan sekaligus fungsi. Namun, tidak semua barang cocok ditempatkan di luar ruangan. Paparan sinar matahari, hujan, kelembapan, dan risiko pencurian membuat beberapa benda lebih baik disimpan di dalam rumah.
Berikut lima jenis barang yang sebaiknya dihindari di teras rumah:
1. Furnitur Berlapis Kain
Perabotan yang dilapisi kain biasanya dirancang untuk ruang tertutup. Sinar matahari langsung dan kelembapan dapat mempercepat kerusakan, menimbulkan jamur, dan memudarkan warna. Jika ingin menempatkan furnitur di teras, pilih yang memang dibuat untuk luar ruangan. Pilihan dengan bantalan yang dapat dilepas lebih praktis, karena mudah dibersihkan dan disimpan saat cuaca buruk.
2. Furnitur yang Terlalu Ringan
Meski mudah dipindahkan, furnitur ringan tidak selalu aman di luar. Margie Kaercher, pendiri Hearth & Honey Homes, menilai furnitur ringan rentan bergeser atau terbawa angin saat cuaca buruk. Kondisi tersebut tidak hanya membuat teras terlihat berantakan, tetapi juga berisiko merusak perabotan maupun properti di sekitarnya. “Meskipun lebih mudah untuk ditata ulang, barang-barang yang ringan tidak cocok untuk kondisi berangin dan dapat membuat ruangan tampak tidak teratur atau lebih buruk lagi, merusak barang-barang dan properti,” ujar Kaercher.
3. Tanaman yang Terlalu Banyak
Tanaman hias menambah kesegaran, namun terlalu banyak membuat teras terlihat sempit dan kumuh. Pilih beberapa tanaman yang sesuai ukuran teras, seperti kaktus, peace lily, sirih gading, atau monstera. Tanaman ini mudah dirawat dan tetap estetis. Perhatikan penataan; hindari pot bertumpuk atau terlalu rapat. Beri jarak cukup agar teras tetap lapang dan nyaman dipandang.
4. Lampu Khusus Dalam Ruangan
Pencahayaan penting di malam hari, namun lampu yang dirancang khusus untuk interior tidak memiliki perlindungan terhadap kelembapan dan perubahan cuaca. Kaercher menambahkan, lampu dalam ruangan lebih rentan mengalami kerusakan, karat, atau korsleting listrik. “Perangkat ini rentan terhadap kerusakan akibat kelembapan, yang seiring waktu dapat menyebabkan korsleting atau karat,” jelasnya. Gunakan lampu yang memang dirancang untuk luar ruangan agar lebih aman dan tahan lama.
5. Barang Elektronik
Perangkat elektronik, seperti speaker, pengisi daya ponsel, kipas angin, dan lainnya, mudah rusak akibat panas, debu, dan percikan air hujan. Selain risiko kerusakan, barang elektronik di luar ruangan lebih rentan hilang karena pencurian. Jika digunakan di teras, segera pindahkan kembali ke dalam rumah setelah selesai. Langkah sederhana ini membantu menjaga keamanan dan memperpanjang usia pakai.
Menata teras tidak sekadar soal estetika. Keamanan, fungsi, dan ketahanan barang juga penting. Dengan memilih perabotan dan dekorasi yang tepat, teras bisa menjadi ruang nyaman sekaligus menarik. Sementara itu, menghindari barang-barang yang rentan terhadap cuaca dan pencurian akan menjaga keindahan serta keamanan hunian.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
