Polisi Misterius Bantu Korban Kebakaran Sukabumi

Ayu W. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Polisi Misterius Bantu Korban Kebakaran Sukabumi

Gambar atau konten salah?

Sebuah kisah mengharukan datang dari Sukabumi. Di Kampung Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, sebuah kebakaran hebat melanda satu keluarga. Rumah mereka hangus terbakar. Dan yang lebih menyedihkan, sang ibu, Elin (33), meninggal dunia dalam musibah itu. Awalnya nama korban sempat ditulis Eni, tapi kemudian diketahui nama aslinya adalah Elin.

Di tengah duka yang begitu dalam, muncul secercah harapan. Datangnya dari seorang anggota polisi yang tidak dikenal. Sosok ini tidak pernah menyebutkan nama atau kesatuannya. Keluarga korban pun menyebutnya seperti malaikat tanpa sayap.

Adik ipar almarhumah Elin, Deris (26), menceritakan semua kejadian ini. Semua berawal saat keluarga kebingungan di rumah sakit. Mereka menunggu penanganan untuk Muhammad Arya (3 tahun 6 bulan), balita yang selamat dari kebakaran. Waktu terasa sangat lama. "Kami menunggu lama di rumah sakit, di IGD tidak ada jawaban dari jam 10 siang sampai jam 10 malam. Tidak ada tindakan atau keterangan tentang kelanjutan korban ini mau dibawa ke mana," kata Deris pada Selasa, 07 Juli 2026.

Di saat putus asa itulah, ponsel Deris berdering. Ada seseorang yang menghubunginya. Orang itu mendapat nomor Deris dari juru parkir rumah sakit. Sosok misterius ini langsung mengambil alih penanganan. Dia menyarankan agar Arya dipindahkan ke RSUD R. Syamsudin SH (Bunut) di Kota Sukabumi. Alasannya, akses ke sana lebih dekat dan lebih mudah dijangkau keluarga.

Kejutan belum berakhir. Sesampainya di RS Bunut, Deris dan keluarga dibuat terperangah. Arya langsung mendapat perawatan di ruang VIP. "Kaget, siapa beliau saya kurang tahu. Yang menghubungi saya bilang beliau anggota kepolisian. Kaget banget tahu-tahu diarahkan ke ruang perawatan VIP," ujar Deris dengan suara bergetar.

Bukan hanya ruang VIP. Sosok misterius itu juga menanggung semua kebutuhan logistik keluarga selama di rumah sakit. Semua kebutuhan Arya dan keluarganya dipenuhi. Mulai dari popok, susu kesukaan Arya, sosis, makanan ringan, sampai kebutuhan makan sehari-hari. Semua diberikan dengan layak. "Ada yang benar-benar steril untuk beli makan, popok, makanan Dede, susu kesukaannya, sosis, kue-kue kering," jelas Deris.

Kebaikan polisi misterius ini tidak berhenti di situ. Dia berjanji akan membangun kembali rumah keluarga yang sudah rata dengan tanah. Bukan cuma rumah. Polisi itu juga siap memberikan modal usaha kepada ayah Arya, Lalal. Tujuannya agar Lalal tidak perlu lagi merantau jauh ke Sulawesi. Dengan begitu, Lalal bisa fokus membesarkan Arya di kampung halaman.

"Mau dibangun rumah, sama mau dimodalin usaha si bapaknya di kampung di sana di Cibodas, biar bisa melanjutkan sekolah juga anaknya," kata Deris mengonfirmasi rencana bantuan itu.

Proses pembangunan rumah sudah mulai dikerjakan. Hari ini, pembersihan puing-puing dan pondasi sisa kebakaran sudah dimulai. Sampai sekarang, sosok polisi penolong itu tetap tidak mau disebutkan namanya. Dia juga tidak mau menyebutkan asal kesatuannya. Dia menempatkan diri murni sebagai hamba Allah yang tulus membantu. Bantuan tanpa pamrih ini membuat keluarga korban menangis haru.

"Sudah tidak bisa dikata-katain pokoknya Pak, makasih banyak. Saking terharunya, ibu juga sampai nangis. Insyaallah semua dari kejadian ini pasti ada hikmahnya," pungkas Deris penuh rasa syukur.

Kisah ini menunjukkan bahwa di tengah musibah, masih ada orang-orang yang tulus membantu tanpa mengharapkan imbalan. Seorang polisi yang tidak dikenal telah mengubah keputusasaan menjadi harapan bagi satu keluarga yang kehilangan segalanya.

polisi misteriuskebakaran Sukabumibantuan tanpa pamrihkorban meninggalbalita selamatpembangunan rumahmodal usaha

Komentar

Memuat komentar...