5 Merek Mobil Eropa yang Sering Salah Ucap

Yanto K. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
5 Merek Mobil Eropa yang Sering Salah Ucap

Gambar atau konten salah?

Mengucapkan nama merek mobil asal Eropa ternyata tidak semudah kelihatannya. Banyak orang terbiasa melafalkannya dengan gaya bahasa Indonesia atau Inggris. Padahal, pengucapan asli dalam bahasa negara asalnya seringkali jauh berbeda.

Berdasarkan informasi dari PronounceItRight dan Autogefühl, ada sejumlah nama yang pelafalannya kerap meleset. Sebagai contoh, Porsche seharusnya tidak diucapkan "Pors". Lalu, pada kata Renault, huruf "t" di akhir tidak ikut dibaca. Sama halnya dengan Peugeot yang cara bacanya sangat berbeda dari tulisan yang terlihat.

Untuk BMW, pelafalan asli dalam bahasa Jerman adalah "Bee-Em-Vee". Ini karena huruf 'W' dalam bahasa Jerman diucapkan seperti huruf 'V' dalam bahasa Inggris. Sementara itu, Volkswagen juga memiliki keunikan. Kata ini diawali dengan bunyi 'F', bukan 'V'. Sebab, dalam bahasa Jerman, huruf 'V' umumnya diucapkan menyerupai huruf 'F'.

Meski begitu, tidak semua merek mobil Eropa sulit diucapkan. Ada beberapa nama yang pelafalannya terasa mudah dan sesuai dengan kebiasaan lokal. Contohnya adalah Ferrari, Bugatti, dan Maserati.

Perlu dicatat, tidak ada aturan baku yang mewajibkan masyarakat di setiap negara untuk memakai pelafalan asli. Di Indonesia, penyebutan seperti "BMW", "Pors", atau "Peugeot" versi lokal tetap umum dipakai dalam percakapan sehari-hari. Hal ini sudah menjadi kebiasaan yang sulit diubah.

Agar lebih paham saat berbincang dengan teman-teman penggemar otomotif, berikut cara pengucapan yang benar untuk beberapa merek mobil Eropa:

  • BMW (Jerman): Bee-Em-Vee
  • Audi (Jerman): Ow-di
  • Porsche (Jerman): Por-sye atau Por-sheh, bukan "Pors"
  • Volkswagen (Jerman): Folks-va-gen
  • Mercedes-Benz (Jerman): Mer-say-des Benz
  • Opel (Jerman): Oh-pel
  • Peugeot (Prancis): Pö-zho (mendekati "Peu-zho")
  • Renault (Prancis): Re-no (huruf "t" tidak dibaca)
  • Citroën (Prancis): Si-tro-en
  • Bugatti (Prancis): Bu-ga-ti
  • Ferrari (Italia): Fe-ra-ri
  • Lamborghini (Italia): Lam-bor-gi-ni (huruf "g" dibaca keras)
  • Maserati (Italia): Ma-se-ra-ti
  • Alfa Romeo (Italia): Al-fa Ro-me-o
  • Fiat (Italia): Fi-at
  • Škoda (Ceko): Shko-da

Menariknya, perbedaan pelafalan ini bukan soal benar atau salah mutlak. Di Indonesia sendiri, cara pengucapan yang sudah populer tetap dipakai tanpa masalah. Namun, mengetahui pelafalan asli bisa menambah wawasan, terutama saat berdiskusi dengan komunitas otomotif yang lebih luas. Ini soal konteks dan situasi, bukan aturan kaku.

PorscheRenaultPeugeotBMWVolkswagenpelafalanmerek mobil Eropa

Komentar

Memuat komentar...