Prabhavati 98 Tahun, Buka Usaha Rumahan Nani’s Nashta
Gambar atau konten salah?
Prabhavati berusia 98 tahun dari India, masih aktif memulai usaha kuliner rumahan bernama Nani's Nashta. Pada usia hampir satu abad, semangatnya tidak pernah padam.
Prabhavati lahir di Ahmedabad dan menikah pada usia 22 tahun. Selama lebih dari 60 tahun, ia mengurus rumah tangga dan menumbuhkan tiga anak perempuan. Memasak menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya. Ia suka mencoba resep baru dan sering membagikan masakan kepada tetangga untuk mendapatkan tanggapan.
Titik balik datang pada 2017 ketika suaminya meninggal. Rumah yang dulu ramai tiba-tiba terasa sepi. Anak-anaknya sudah memiliki kehidupan masing-masing, sementara cucu-cucunya telah dewasa. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari enam dekade, ia tidak lagi memiliki keluarga di rumah yang harus ia buatkan makanan setiap hari.
Perubahan besar dimulai dari permintaan sederhana. Seorang teman anaknya meminta Prabhavati membuat khandv, camilan gurih khas Gujarat. Khandv berbentuk gulungan kecil berwarna kuning, bertekstur lembut, halus, dan sedikit kenyal. Adonan terbuat dari tepung gram (chickpea) dan yogurt yang dikukus. Pesanan kecil tersebut menjadi awal dari sesuatu yang lebih besar.
Berikutnya, pada 2018, tepat ketika ia berusia 91 tahun, usaha Nani's Nashta resmi berdiri. Sejak saat itu, bisnis kuliner rumahannya sudah berjalan lebih dari 20 tahun. Prabhavati tetap terjun langsung dalam setiap proses produksi: ia memeriksa, mencicipi, dan mengevaluasi setiap pesanan sebelum dikirim kepada pelanggan.
Ia melayani lebih dari 200 pelanggan dengan hidangan masakan rumahan khas Gujarat. “Dulu saya memasak untuk keluarga saya. Sekarang saya memasak untuk banyak keluarga. Saya bukan hanya seorang istri atau ibu. Kini, saya adalah seorang pendiri usaha kuliner,” ujarnya.
Semangatnya tidak berhenti di situ. Ia menuturkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk memulai sesuatu yang baru. “Saya berusia 98 tahun, tetapi saya merasa masih muda. Selama saya hidup, saya akan terus memasak untuk anak-anak saya,” pungkasnya.
Usaha ini dimulai dari rutinitas sederhana yang telah ia jalani puluhan tahun. Khandv menjadi produk andalan, dan pelanggan setia terus bertambah. Prabhavati menunjukkan bahwa tekad dan keterampilan memasak dapat bertahan lama, bahkan di usia lanjut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
