Prabowo Datang ke Makam Marsinah, Peresmian Museum 2026
Gambar atau konten salah?
Di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, makam Pahlawan Nasional Marsinah terletak sekitar 500 meter ke arah utara dari rumah masa kecilnya. Rumah tersebut kini diubah menjadi museum dan rumah singgah.
Prabowo Subianto rencananya akan mengunjungi makam Marsinah pada 02 Mei 2026 ketika ia berkunjung ke Nganjuk untuk memeriahkan peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah.
Jalan masuk ke makam baru saja dipasang papan penunjuk arah dengan gambar wajah Marsinah. Akses jalan juga diperbaiki dan dipercantik, begitu pula halaman depan makam yang merupakan tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.
Makam tersebut berada di tengah-tengah antara makam-makam lainnya. "Lokasi makam Marsinah ada di tengah-tengah, di antara makam-makam lainnya. Beberapa waktu lalu baru diganti pusaranya," kata Ketua FSB Kikes KSBSI Nganjuk, Kelik Widiwahyuno.
Pusara Marsinah kini tampak baru, terbuat dari batu marmer putih. Di salah satu ujungnya terukir tulisan Pahlawan Nasional Marsinah, Lahir 10 April 1969, Wafat 08 Mei 1993, Pejuang Hak Buruh.
Di sisi samping pusara terdapat ukiran kalimat "Ragamu boleh mati namun semangat perjuanganmu takkan pernah padam".
Patung lama Marsinah yang dulu berada di monumen Jalan Raya Surabaya‑Solo, Desa Nglundo, dipindahkan ke area makam. Pemindahan dilakukan karena kini dibangun patung baru di kawasan monumen Jalan Raya Nglundo.
Proses pembangunan patung lama di depan makam dimulai pada 20 April 2026 dan diperkirakan selesai pada 24 April 2026. Patung yang didirikan di depan area makam ini adalah patung lama, yang dahulu dibangun secara swadaya oleh gabungan serikat buruh se‑Jawa Timur.
"Sehingga saat ini ada dua patung Marsinah, di makam dan di monumen," ujar Kelik.
Pembangunan monumen patung di area makam Marsinah diinisiasi oleh organisasi lintas elemen, dengan dukungan dari Pemkab Nganjuk, Polres Nganjuk, Kodim 0810/ Nganjuk, hingga masyarakat Desa Nglundo.
Peresmian dilakukan dengan doa dan selamatan bersama pada 24 April 2026.
Dengan penataan makam yang lebih baik, penambahan patung, dan peresmian yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, upaya mengenang Marsinah menjadi lebih terstruktur dan dapat dilihat oleh pengunjung. Ini menunjukkan komitmen lokal dalam menjaga warisan perjuangan buruh di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Inggris ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Penumpang KAI Surabaya Tembus 529 Ribu Selama Libur Sekolah
Empat Spesies Kumbang Baru Ditemukan di UB Forest
Empat Tim Pastikan Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026
Arema FC Resmi Datangkan Alfeandra Dewangga dari Persib
SIM Corner Mal Surabaya: Perpanjang SIM Tanpa ke Satpas
Berita Terbaru
Hasil Tangkapan Nelayan Turun 75% Akibat Erupsi Anak Krakatau
Tiorita Surbakti Jadi Plt Bupati Langkat
Mobil Mogok Berbulan-bulan di Trotoar, Dishub Angkut ke Rumah
Delapan Rute Baru Siap Layani Bandara Husein Sastranegara 2026
Wabah Salmonella di 14 Negara Terkait Mi Instan
Wonogiri Resmi Jadi Ibu Kota Mie Ayam Bakso Indonesia
HiFruit Bagikan 20 Ribu Sampel Gratis di Prambanan Jazz 2026
Suara Harry Kane Hilang Usai Teriak di Laga Inggris vs Meksiko