Prabowo Dorong Transparansi Investor Global Menambah Keyakinan
Gambar atau konten salah?
Prabowo Subianto mengundang sejumlah menteri pada hari Minggu, 14 Juni 2026, termasuk Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Dony Oskaria.
Di dalam rapat, Prabowo menerima laporan bahwa minat investor global terhadap Indonesia tampak meningkat. Ia menilai tingginya minat tersebut sebagai bukti kepercayaan kuat pada prospek ekonomi negara. Prabowo menegaskan pentingnya menjaga momentum positif dengan memperkuat koordinasi, mempercepat realisasi investasi, dan mengawasi peluang strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia juga menuntut jajaran agar data investasi disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Langkah ini dianggap penting untuk memperkuat kepercayaan publik dan menunjukkan kemajuan yang telah dicapai. Arahan Presiden sangat jelas, yaitu memastikan setiap peluang investasi dapat dikawal dengan baik serta dikomunikasikan secara transparan kepada masyarakat, kata Dony dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 15 Juni 2026.
Investasi dianggap sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, dan penguatan daya saing nasional. Pemerintah berkomitmen mendorong investasi yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Dengan keterbukaan informasi, pemerintah optimis dapat memperkuat kepercayaan investor, mempercepat masuknya investasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, pertemuan tersebut menyoroti komitmen pemerintah untuk memfasilitasi investasi, menjaga transparansi, dan memanfaatkan peluang strategis guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
