Prabowo Kembali Dari Rusia-Perancis, Rapat Kabinet Malam
Gambar atau konten salah?
Presiden Prabowo Subianto kembali dari kunjungan ke Rusia dan Prancis dan langsung mengumpulkan Kabinet Merah Putih di malam hari.
Rapat terbatas ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Selain itu, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Juliarto, CTO Danantara Sigit Puji Santosa, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga hadir.
Dari akun resmi @sekretariat.kabinet, dikutip pada 17 April 2026, keterangan tersebut menyebutkan: “Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil penguatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara mitra, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional ke depan.”
Prabowo memanfaatkan kesempatan ini untuk menegaskan percepatan program strategis nasional. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program di bidang pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, dan pemanfaatan sampah menjadi energi.
“Presiden membahas percepatan pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk di bidang pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, serta pemanfaatan sampah menjadi energi,” tutup keterangan tersebut.
Rapat ini menandai langkah konkret pemerintah dalam memperkuat kerja sama internasional sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Semua langkah ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
