Prabowo Perintahkan Kurangi Perjalanan Dinas Luar Negeri

Dani L. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 91 dibaca
Bisik.id
Prabowo Perintahkan Kurangi Perjalanan Dinas Luar Negeri

Gambar atau konten salah?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan perintah untuk meningkatkan efisiensi anggaran. Perubahan ini muncul di tengah ketidakpastian geopolitik global dan kenaikan harga minyak dunia.

Menurut Purbaya, arahan tersebut menekankan pengurangan atau bahkan penghapusan perjalanan dinas ke luar negeri. Pengecualian hanya diberikan untuk agenda yang dianggap penting. “Rapat‑rapat lagi dikurangi, mungkin kalau perintah presiden perjalanan luar negeri dikurangi. Petunjuk yang lebih lanjut adalah perjalanan luar negeri untuk pejabat‑pejabat dihilangkan, kecuali kepepet banget,” ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (07 April 2026).

Meski begitu, Purbaya menyatakan akan menghadiri International Monetary Fund (IMF)-World Bank Meeting dalam waktu dekat. Ia mengatakan sudah mendapatkan izin untuk berangkat. “Saya mau ke IMF-World Bank Meeting saya pikir penting, saya berangkat deh. Saya udah minta izin,” kata eks Ketua Dewan Komisioner LPS itu.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keputusan pemerintah untuk memangkas kegiatan perjalanan dinas di dalam dan luar negeri. Ia menegaskan bahwa perjalanan dinas dalam negeri dipangkas hingga 50%, sementara luar negeri 70%. “Kemudian efisiensi perjalanan dinas dalam negeri hingga 50% dan luar negeri hingga 70%,” jelasnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (31 Maret 2026).

Perubahan ini menandai langkah pemerintah untuk menekan pengeluaran, sekaligus memastikan bahwa perjalanan dinas tetap relevan dan terfokus pada kepentingan negara.

Menteri KeuanganPrabowo Subiantoperjalanan dinasefisiensi anggaranIMF-World Bank Meetingketidakpastian geopolitikharga minyak dunia

Komentar

Memuat komentar...