Prabowo Serahkan 13 Proyek Hilirisasi Energi Nasional

Nita W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 94 dibaca
Bisik.id
Prabowo Serahkan 13 Proyek Hilirisasi Energi Nasional

Gambar atau konten salah?

Prabowo Subianto memimpin serah terima 13 proyek hilirisasi strategis pada hari ini. Proyek ini dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan menurunkan impor bensin.

Dua proyek utama adalah pembangunan kilang gasoline di Cilacap dan Dumai. Kapasitasnya mencapai 153 ribu kiloliter per tahun dan diperkirakan dapat menurunkan impor bensin sekitar 10% volume nasional.

Semua proyek ini masuk dalam fase Groundbreaking tahap II. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menilai bahwa hasil kerja Satgas Hilirisasi tidak hanya berhenti pada kajian, melainkan langsung menjadi proyek nyata yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kita tidak boleh lagi hanya menjadi pengekspor bahan mentah. Hilirisasi harus menjadi alat untuk memperkuat kedaulatan energi, memperbesar penerimaan negara, membuka lapangan kerja, dan memastikan kekayaan alam Indonesia benar-benar dinikmati oleh rakyat Indonesia,” ujar Bahlil dalam keterangan tertulis, Rabu (29 April 2026).

Proyek hilirisasi lainnya yang juga diserahkan meliputi:

  • tangki operasional penyimpanan BBM di Palaran, Biak, dan Maumere
  • pengolahan batu bara menjadi DME di Tanjung Enim
  • manufaktur baja nirkarat dari nikel di Morowali
  • produksi slab baja karbon dari bijih besi lokal di Cilegon
  • pengembangan ekosistem aspal di Buton
  • hilirisasi tembaga dan emas di Gresik
  • pengolahan minyak sawit menjadi produk hilir oleofood dan biodiesel di Sei Mangkei

Proyek DME di Tanjung Enim menjadi langkah strategis untuk mendukung substitusi impor LPG, mengingat sekitar 80% kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi melalui impor.

“Dengan berjalannya proyek-proyek tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi ekonomi berbasis hilirisasi, memperkuat industrialisasi nasional, dan mewujudkan kedaulatan energi sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” terang Bahlil (hrp/hns).

Secara keseluruhan, inisiatif ini menandai upaya nyata pemerintah untuk memperkuat industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, dan memastikan sumber daya alam Indonesia dimanfaatkan secara optimal bagi rakyat.

hilirisasi energikilang gasolineketahanan energi nasionalBahlil LahadaliaPrabowo Subiantopengurangan impor bensinindustri baja nirkarat

Komentar

Memuat komentar...