Prabowo Siapkan Rp150 Miliar untuk 10 Kota Terbersih

Lina F. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Prabowo Siapkan Rp150 Miliar untuk 10 Kota Terbersih

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memberikan insentif senilai ratusan miliar rupiah bagi kota-kota terbersih di Indonesia. Ia menugaskan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi untuk menyusun skema program tersebut.

Program ini dirancang sebagai langkah konkret mengatasi persoalan sampah nasional. Kota yang masuk peringkat 10 besar akan memperoleh insentif. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 150 miliar untuk sepuluh kota terbersih.

Rinciannya, lima kota dengan predikat terbersih masing-masing mendapat Rp 20 miliar. Lima kota berikutnya di bawahnya menerima Rp 10 miliar per kota. "Kita kasih nanti insentif. Kota terbersih kalau bisa Rp 20 miliar. Lima kota terbersih Rp 20 miliar, lima kota yang di bawahnya Rp 10 miliar dan sebagainya," ujar Prabowo dalam acara Akad Massal 62.000 unit KPR bersubsidi yang dipantau melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis 30 Juli 2026.

Menurut Prabowo, pemberian insentif berupa dana lebih bermanfaat ketimbang sekadar memberikan piala kepada daerah pemenang. Dana tersebut bisa digunakan pemerintah daerah untuk membeli truk sampah, ekskavator, atau peralatan pendukung lainnya. "Lebih baik dikasih itu kan daripada kita kasih piala. Atau piala juga? Piala juga, yang mentahnya juga. Nggak, ini bener. Pasti uang itu dipakai buat hal baik. Dia bakal cari truk, ekskavator, dan sebagainya," ujar Prabowo.

Awalnya, Prabowo meminta kepala daerah hingga aparat keamanan turun langsung mengawasi kebersihan lingkungan wilayahnya masing-masing. Minimal satu jam dalam sehari. "Jadi keliling di depan, jadi pemimpin bersama rakyat. Lihat kalau ada rumah yang tidak dirawat, tegur yang punya, toko yang nggak mau jaga kebersihan tegur," titah Prabowo.

Orang nomor satu di Indonesia itu juga menginstruksikan seluruh ASN di pemerintah daerah, pekerja di BUMN, hingga masyarakat untuk meluangkan waktu sekitar satu hingga dua jam setiap pagi membersihkan lingkungan masing-masing. "Ini saya serius, sampah adalah kehormatan bangsa. Tidak boleh bangsa Indonesia jorok. Tidak boleh ada kota di Indonesia yang jorok. Ini tantangan kita semua," tegas Prabowo.

Program insentif ini menunjukkan pergeseran pendekatan pemerintah dalam pengelolaan kebersihan. Alih-alih sekadar penghargaan simbolis, dana segar diharapkan mendorong aksi nyata di tingkat daerah. Prabowo juga menekankan pentingnya keterlibatan langsung pemimpin dan warga dalam menjaga kebersihan, bukan hanya mengandalkan anggaran.

insentif kota terbersihpengelolaan sampahPrabowo Subiantoskema programanggaran Rp150 miliarkebersihan lingkungankota terbersih

Komentar

Memuat komentar...