Prabowo Tegaskan Tutup Kebocoran Kekayaan dan Korupsi
Gambar atau konten salah?
Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus memberi manfaat merata bagi semua warga. Ia menyoroti program-program seperti hilirisasi, ketahanan pangan, penguatan ekonomi desa, dan pembangunan sumber daya manusia.
Gubernur juga sedang memperbaiki tata kelola ekonomi agar kekayaan negara tidak terus bocor. Dalam upacara peringatan hari lahir Pancasila yang disiarkan Senin, 1 Juni 2026, ia menyatakan: “Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri.”
Prabowo menegaskan bahwa upaya mencegah kebocoran kekayaan tidak mudah. Ia menilai perubahan besar akan menghadapi tantangan dan perlawanan dari pihak yang selama ini diuntungkan oleh praktik ekonomi tidak sehat.
Ia menyebut kelompok yang suka melakukan korupsi dan penyelundupan sebagai contoh. Meskipun ada perlawanan, ia menegaskan kesiapan pemerintah: “Mungkin juga kita akan menghadapi perlawanan dari kelompok‑kelompok yang suka dengan korupsi, suka dengan penyeludupan, suka dengan tindakan‑tindakan ekonomi yang ilegal. Kita akan mungkin menghadapi perlawanan dari mereka‑mereka yang tidak cinta Tanah Air, bahkan berusaha terus untuk memperlemah NKRI.”
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tetap akan menjalankan agenda transformasi ekonomi meski menghadapi hambatan. Ia menilai bangsa besar harus berani mengambil keputusan sulit demi kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia.
Ia menutup pidato dengan: “Tapi bangsa yang besar harus berani. Kita harus berani ambil keputusan yang benar walaupun sulit. Kita harus berani membela rakyat kita. Kita tidak boleh mewariskan kemudahan jangka pendek, tapi mengorbankan masa depan anak‑anakku dan cucu‑cucu kita.”
Dengan pernyataan tersebut, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat tata kelola ekonomi, menutup kebocoran kekayaan, dan melawan praktik korupsi serta penyelundupan demi kesejahteraan rakyat Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
