Prabowo Tetapkan BBM Subsidi Tanpa Kenaikan Hingga 2026
Gambar atau konten salah?
Prabowo Subianto memutuskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan naik sampai akhir 2026. Keputusan ini diambil ketika harga minyak mentah dunia meningkat akibat konflik antara AS dan Israel melawan Iran.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menegaskan bahwa keputusan tersebut menunjukkan bahwa presiden berada di tengah-tengah rakyat. Ia mengajak masyarakat untuk tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pemimpin negara.
"Pemerintah menghitung, Pak Purbaya (Menteri Keuangan) nih, tapi perintahnya dari presiden karena menteri itu kan pembantu presiden. Jadi kalau Pak Purbaya menjalani perintah, itu pasti datang dari presiden. Jadi jangan lupa berterima kasih kepada Pak Presiden kita, Pak Prabowo,"
Misbakhun menjelaskan bahwa Indonesia juga terdampak kenaikan harga minyak dunia, namun risiko kenaikan tersebut ditanggung oleh negara melalui subsidi. Ia menekankan bahwa jika tidak ada subsidi, dampaknya akan mirip dengan negara lain yang mengalami kenaikan harga BBM.
"Perintahnya tidak naik dulu yang subsidi. Dicarikan hitung-hitungan kalkulasinya, sanggup negara sampai harga minyak dunia rata-rata US$ 100 nggak perlu naik. Ketika tidak naik, itu akhirnya harganya tetap murah, maka ditanggung oleh negara subsidinya. Kalau nggak ditanggung, coba di Singapura harganya puluhan ribu, kita masih belasan ribu,"
Misbakhun mengungkapkan kekecewaannya atas kritik yang masih muncul terhadap kebijakan pemerintah. Ia menegaskan bahwa menaikkan harga BBM akan berdampak negatif pada perekonomian.
"Pemerintah nggak naikin pun disalahin, pemerintah ini bodoh katanya, ada yang bilang begitu. Dunia naikin, Indonesia nggak naikin. Loh pemerintah ambil alih beban rakyatnya kok disalahin. Kalau ikutin mekanisme pasar, ya kasihan rakyatnya,"
Ia menyoroti bahwa salah satu dampak kenaikan harga BBM adalah inflasi yang tinggi. Inflasi ini dapat menurunkan daya beli masyarakat dan melemahkan pertumbuhan ekonomi.
"Inflasi ini penyakit paling berbahaya dalam ekonomi karena menyebabkan harga-harga naik. Kalau harga-harga naik, kalian yang tadinya misalnya beli gorengan Rp 10 ribu dapat 5, tiba-tiba uang Rp 10 ribu cuma dapat 3 gorengan. Atau yang tadinya gorengannya gede, kemudian menciut. Ini yang terjadi,"
Misbakhun menutup pidatonya dengan menegaskan bahwa presiden melindungi rakyat. Ia mengajak generasi muda untuk tidak melupakan rasa terima kasih kepada pemimpin.
"Ini lah yang dijaga oleh Pak Prabowo. Gen Z nggak boleh tidak berterima kasih ke Pak Prabowo. Beliau ini lah yang selama ini selalu memikirkan nasib masyarakat,"
Dengan kebijakan ini, pemerintah berupaya melindungi konsumen dari kenaikan biaya BBM sekaligus mengelola risiko inflasi. Pendekatan ini mendapat sorotan positif sekaligus kritik, mencerminkan tantangan ekonomi global yang terus berubah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026