Prambanan Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Religi Kelas Dunia

Teguh A. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Prambanan Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Religi Kelas Dunia

Gambar atau konten salah?

Setelah mendapat kunjungan dari Perdana Menteri India Narendra Modi, Candi Prambanan kini bersiap menjadi destinasi wisata religi Hindu kelas dunia. Kunjungan itu terjadi pada Rabu, 07 Juli 2026, bersama Presiden Prabowo Subianto. Keduanya sepakat untuk bekerja sama merestorasi Prambanan sebagai warisan budaya dunia sekaligus pusat budaya dan spiritual tingkat global.

Nyoman Ariawan Atmaja, Ketua Tim Pemanfaatan Candi Prambanan, menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, restorasi adalah langkah strategis untuk menjaga kelestarian candi yang merupakan salah satu situs warisan budaya dunia. Ariawan menekankan bahwa perawatan berkelanjutan sangat penting. "Dengan perawatan yang berkelanjutan, nilai sejarah, arsitektur, dan budaya yang terkandung di dalam kompleks candi dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang," katanya pada Jumat, 10 Juli 2026.

Ia menambahkan, restorasi tidak hanya bertujuan mempertahankan keutuhan bangunan. Tujuan lainnya adalah meningkatkan daya tarik candi sebagai destinasi wisata budaya dan spiritual. Candi yang terawat, menurutnya, akan memberikan pengalaman lebih berkualitas bagi wisatawan. Selain itu, candi juga bisa menjadi sarana edukasi tentang sejarah dan peradaban Nusantara.

Untuk menarik lebih banyak wisatawan dunia, berbagai agenda budaya dan keagamaan terus digelar di Prambanan. Semua kegiatan ini tetap mengutamakan prinsip pelestarian cagar budaya. Salah satu contohnya adalah Prambanan Shiva Festival yang digelar pada Februari 2026. Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan spiritual dan budaya, seperti Malam Siwaratri, Festival Deepa dan Damaru, Maha Gangga Tirta Gamana, dan berbagai ritual keagamaan yang terbuka untuk masyarakat umum.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan, Candi Prambanan terus dikembangkan bukan hanya sebagai situs warisan budaya dunia. Candi ini juga dikembangkan sebagai ruang spiritual dan budaya yang hidup. "Perayaan ini menjadi kesempatan penting untuk meneguhkan peran Candi Prambanan tidak hanya sebagai warisan budaya dunia, tetapi juga sebagai pusat ibadah umat Hindu di Indonesia yang sekaligus menjadi faktor pengungkit pariwisata," ujar Ni Luh.

Ni Luh mengakui Prambanan memiliki potensi besar sebagai destinasi budaya dan spiritual kelas dunia. Sebagai salah satu Candi Siwa terbesar di dunia, Prambanan tidak hanya bernilai sejarah. Candi ini juga menjadi pusat peradaban, riset, dan pengembangan pengetahuan tentang Hindu. Pengembangan Prambanan berpotensi menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, terutama dari negara-negara dengan populasi Hindu yang besar. "Saat ini terdapat lebih dari 1,2 miliar umat Hindu yang tersebar di India, Nepal, Bangladesh, Indonesia hingga Eropa dan Amerika. Ini merupakan pasar potensial yang dapat diperkenalkan lebih jauh kepada Indonesia melalui pendekatan budaya dan pariwisata," katanya.

Ke depannya, pengembangan kawasan Prambanan akan tetap mengedepankan keseimbangan antara tiga fungsi utama: cagar budaya, peribadatan, dan pariwisata. Untuk itu, Kementerian Pariwisata akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan, pemerintah daerah, pengelola kawasan, serta Parisada Hindu Dharma Indonesia. "Prinsip kami sangat jelas, yaitu menjaga keseimbangan antara fungsi cagar budaya, fungsi peribadatan, dan fungsi pariwisata," tutup Ni Luh.

Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Candi Prambanan menandai langkah baru dalam kerja sama bilateral Indonesia-India di bidang pelestarian budaya. Dengan lebih dari 1,2 miliar umat Hindu di dunia, pengembangan Prambanan sebagai pusat spiritual dan wisata religi membuka peluang besar untuk menarik wisatawan dari berbagai negara, terutama India yang memiliki populasi Hindu terbesar.

Candi Prambananwisata religirestorasiwarisan budayapusat spiritualkerja sama Indonesia-Indiapariwisata

Komentar

Memuat komentar...