Pramono Anung Umumkan Beasiswa Khusus Jakarta Bersama LPDP

Ani R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 91 dibaca
Bisik.id
Pramono Anung Umumkan Beasiswa Khusus Jakarta Bersama LPDP

Gambar atau konten salah?

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan pada 05 Mei 2026 bahwa Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan LPDP Kementerian Keuangan untuk mewujudkan program beasiswa khusus Jakarta di tahun depan.

“Dana yang ada tentunya dana yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta, tetapi karena untuk mengurus LPDP itu ternyata takes time, butuh waktu yang lama, maka kami bekerja sama dengan LPDP Pusat,” ujar Pramono di kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan menentukan siapa mahasiswa yang berhak menerima beasiswa, serta memilih universitas dan jurusan yang tersedia. “Untuk menentukan siswa, universitas, jurusan, dan sebagainya, nanti Pemerintah DKI Jakarta yang akan menentukan,” jelasnya.

Gubernur berharap program ini segera terwujud agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Ia menyebut program ini dapat memberi kesempatan kepada mahasiswa Jakarta agar bisa sekolah di luar negeri.

Di Balai Kota Jakarta pada 04 Mei 2026, Pramono menginformasikan bahwa LPDP khusus Jakarta sedang dalam tahap pematangan persiapan. “Bappeda, kemudian Dinas Pendidikan, Asisten dan Sekda sedang memfinalisasi kerja sama dengan LPDP Pusat,” ungkapnya.

Menurut Pramono, tahap awal akan mengirim kurang lebih 100 mahasiswa ke luar negeri. Di antaranya, ada alokasi khusus untuk anak-anak Betawi dan anak-anak Jakarta.

“Karena bagaimanapun, sebagai ibu kota dan sesuai undang-undang, kita juga harus memberikan kesempatan bagi mereka untuk sekolah di luar negeri,” tambah Pramono.

Ia menjelaskan bahwa LPDP khusus Jakarta difokuskan untuk mendukung mahasiswa berprestasi, khususnya dari kalangan Betawi, supaya dapat menempuh pendidikan sampai jenjang tertinggi, baik di dalam maupun di luar negeri.

Selama ini, Pemprov DKI sudah memiliki skema Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Namun, kedua program tersebut hanya memfasilitasi jenjang S1.

Pramono memastikan bahwa dukungan pembiayaan pendidikan kini telah diperluas sampai jenjang S2 dan S3. “Baik KJP maupun KJMU sekarang sudah bisa untuk S2 dan S3. Tetapi untuk ke luar negeri memang harus melalui LPDP yang akan diatur oleh Pemerintah DKI Jakarta bekerja sama dengan LPDP Kementerian Keuangan,” jelasnya.

Program ini bertujuan memperluas akses beasiswa bagi mahasiswa Jakarta, memberi peluang lebih luas bagi mereka untuk melanjutkan studi di dalam maupun luar negeri, serta mendukung prestasi akademik yang tinggi.

Gubernur DKI JakartaLPDPbeasiswa khusus Jakartamahasiswa luar negeriKartu Jakarta PintarKartu Jakarta Mahasiswa UnggulBetawi

Komentar

Memuat komentar...