PSI Ingin Ubah Jateng dari Kandang Banteng Jadi Kandang Gajah

Eko P. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
PSI Ingin Ubah Jateng dari Kandang Banteng Jadi Kandang Gajah

Gambar atau konten salah?

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan ambisinya untuk mengubah citra Jawa Tengah. Wilayah yang selama ini dikenal sebagai "kandang banteng" milik PDIP itu ingin mereka sulap menjadi "kandang gajah". Respons pun datang dari kubu lawan.

Bambang Wuryanto, yang akrab disapa Bambang Pacul, angkat bicara. Ketua DPP PDIP ini menilai semua partai saat ini masih menahan langkah. Alasannya? Undang-Undang Pemilu yang baru belum juga disahkan. Situasi ini, menurut dia, membuat banyak pihak belum berani bergerak terlalu jauh.

"Gini lho, orang punya keinginan kok. Orang punya keinginan diucapkan. Apakah keinginan tersebut kemudian di-breakdown menjadi langkah-langkah yang nyata untuk mewujudkan keinginannya, nah itu kan nanti di lapangan," ujar Bambang Pacul pada Selasa, 07 Juli 2026.

Ia menambahkan bahwa hampir semua partai politik saat ini memilih posisi wait and see. "Setiap ini, gini lho, hari ini itu kira-kira sebagian besar partai hold. Karena Undang-Undang Pemilu belum ditetapkan, Undang-Undang Pileg belum ditetapkan. Rata-rata kan melakukan hold langkah, 'waduh aku melangkah gini jebule nggak begini', kan bisa begitu toh," lanjut dia.

Fenomena menahan diri ini tidak hanya terjadi di level partai. Bambang Pacul menyebut para anggota DPR pun melakukan hal serupa. Mereka, kata dia, sedang mengerem pengeluaran. Uang yang ada sengaja ditahan untuk persiapan pertempuran politik ke depan.

"Caleg-caleg ini lho, anggota-anggota Dewan ini pasti ngerem dulu. Mereka lagi, sebagian, saya tidak mengatakan semuanya, saya seolah sok tahu, sebagian itu meng-hold uang-uangnya untuk nanti pertempuran ke depan. Di-hold dulu, undang-undangnya belum cetho (jelas). Kalau itu kemudian gerakan kepartaian, partai itu paling banyak yang mengandalkan caleg-calegnya," ujar dia.

Perseteruan antara PSI dan PDIP soal "kandang gajah" ini sebenarnya sudah mencuat sebelumnya. Di bawah komando Kaesang Pangarep, PSI gencar mempromosikan diri sebagai partai dengan lambang gajah. Mereka ingin identitas itu melekat kuat di Jawa Tengah, wilayah yang selama ini menjadi basis utama PDIP.

PSI bahkan menyatakan kesiapannya untuk menemani Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dalam safari politik ke Jawa Tengah. Mereka ingin memastikan bahwa Jokowi melihat sendiri bahwa Jawa Tengah adalah "kandang gajah".

"Kami segera menunggu jadwal dari Bapak untuk tanggalnya. Yang jelas, tugas kami hari ini mempersiapkan untuk Bapak turun, untuk Bapak keliling Jawa Tengah, memastikan bahwa Jawa Tengah benar-benar sebagai 'kandang gajah'," kata Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo, pada Sabtu, 04 Juli 2026.

Pertarungan wacana ini terjadi di tengah ketidakpastian hukum pemilu. Semua pihak seolah menunggu kepastian aturan main sebelum benar-benar turun ke lapangan. Belum ada yang berani memulai pertempuran terbuka. Semua masih dalam tahap saling unjuk kekuatan dan menyusun strategi.

PSIPDIPJawa Tengahkandang gajahkandang bantengUndang-Undang Pemiluwait and see

Komentar

Memuat komentar...