PT BEST Bangun Pabrik di Tangerang, AC & Mesin Cuci
Gambar atau konten salah?
PT Berkat Elektrik Sejati Tangguh (PT BEST), pemilik merek Bestlife, resmi memulai pembangunan pabrik baru di Kawasan Industri Millennium, Tangerang. Pabrik ini akan memproduksi pendingin ruangan (AC) dan mesin cuci, dua produk yang menjadi andalan perusahaan.
Investasi sebesar USD 10 juta atau setara Rp 178 miliar dialokasikan untuk proyek ini. Seluruh dana tersebut berstatus Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), menegaskan komitmen PT BEST untuk memperkuat industri elektronik lokal dan mengurangi ketergantungan pada barang impor.
Area pabrik akan menempati lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare. Fokus produksi akan diarahkan pada AC dan mesin cuci dengan standar kualitas modern serta proses manufaktur yang terintegrasi. Pabrik ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi PT BEST secara signifikan.
Direktur PT BEST, Andy Arif Widjaja, menekankan bahwa pembangunan pabrik ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. “Kami melihat Indonesia memiliki potensi yang sangat besar sebagai basis pertumbuhan industri elektronik. Melalui investasi ini, PT BEST ingin menghadirkan kontribusi nyata, bukan hanya melalui produk, tetapi juga melalui pengembangan teknologi, SDM, dan ekosistem industri nasional,” ujarnya.
Di masa depan, kawasan industri PT BEST tidak hanya akan menjadi tempat produksi. Manajemen berencana mengembangkannya menjadi pusat teknologi dan kompetensi terpadu, yang mencakup:
- R&D Center: fasilitas riset khusus untuk pengembangan produk dan inovasi teknologi terkini.
- Training Center: pusat pelatihan untuk mencetak teknisi dan tenaga kerja profesional di bidang elektronik.
- Tempat Uji Kompetensi (TUK): fasilitas yang terintegrasi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) guna mendukung peningkatan kualitas SDM industri nasional secara berkelanjutan.
Acara peresmian peletakan batu pertama ini juga dimanfaatkan PT BEST untuk memperkenalkan merek baru, Auxindo. Merek ini dirancang sebagai tambahan strategi ekspansi bisnis perusahaan di pasar elektronik domestik.
Para tamu penting yang hadir meliputi:
- Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto.
- Direktur Bina Usaha Perdagangan Kemendag, Franciska Simanjuntak.
- Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Achmad Wijaya.
- Wakil Ketua Umum PERPRINDO, Henry Sofian.
Peresmian ini menandai langkah konkret PT BEST dalam memperkuat rantai pasok elektronik Indonesia. Dengan investasi besar, fasilitas produksi baru, dan rencana pengembangan SDM, perusahaan menyiapkan fondasi yang kuat untuk menghadapi persaingan regional. Akhirnya, PT BEST menunjukkan komitmen nyata terhadap industri elektronik dalam negeri, sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
