PT Nindya Karya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Pasuruan
Gambar atau konten salah?
PT Nindya Karya terus menekan tempo pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pasuruan, menegaskan bahwa progres proyek saat ini berada pada jalur yang positif.
“Percepatan pembangunan ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden, khususnya dalam peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Nindya Karya dalam keterangan resminya, Kamis (7/5/2026).
“Arahan Presiden yang menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa menjadi pendorong bagi Nindya Karya untuk memastikan proyek ini berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi generasi Indonesia,” imbuhnya.
Untuk mempercepat proses, perusahaan menguatkan kapasitas pelaksanaan melalui langkah-langkah terstruktur. Peningkatan rantai pasok pekerjaan pagar panel dilakukan dengan menambah dan mendiversifikasi vendor, menjaga kelancaran distribusi material. Di sisi struktur, produktivitas ditingkatkan lewat penambahan jumlah bekisting kolom guna mempercepat siklus pengecoran. Pekerjaan rangka atap dievaluasi progresnya, diikuti rencana penambahan mitra kerja agar ritme tetap selaras dengan tahapan yang ditetapkan. “Langkah percepatan ini dilaksanakan dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan serta keselamatan dan kesehatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap proses pembangunan,” tulisnya.
“Nindya Karya menjelaskan, saat ini, progres fisik proyek telah mencapai tiga puluh lima persen.”
Proyek ini diharapkan segera dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas pendidikan yang inklusif dan berkualitas, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan lebih baik. Dengan infrastruktur pendidikan yang terjangkau, harapannya dapat menutup kesenjangan pendidikan di daerah.
“Melalui sinergi dengan para pemangku kepentingan dan optimalisasi sumber daya yang dimiliki, Nindya Karya berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan nasional, serta berkontribusi dalam mencetak generasi Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi masa depan,” tutupnya.
Pembangunan sekolah ini mencerminkan upaya kolaboratif antara pemerintah dan sektor swasta untuk memperluas akses pendidikan, menekankan pentingnya kualitas, keselamatan kerja, dan distribusi material yang efisien.
prf/ega
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
