PTFI Target Rp54 Triliun Setoran Negara Berkat Tembaga & Emas

Tika M. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 102 dibaca
Bisik.id
PTFI Target Rp54 Triliun Setoran Negara Berkat Tembaga & Emas

Gambar atau konten salah?

PT Freeport Indonesia (PTFI) mengumumkan proyeksi setoran ke negara sebesar US$ 2,9 miliar atau Rp 54 triliun pada tahun 2026. Setoran tersebut meliputi pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan dividen.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menegaskan bahwa proyeksi ini didorong oleh rencana peningkatan produksi bijih dan pemulihan proses tambang bawah tanah. Menurut rencana tahun ini, produksi bijih akan mencapai 156.000 ton per hari, naik dari 139.000 ton per hari tahun lalu.

PTFI juga menargetkan produksi logam pada 2026: 1,1 miliar pound tembaga dan 800 ribu ounces emas. Jika dikonversi, produksi emas tersebut setara sekitar 26 ton yang akan diambil oleh ANTAM.

“Dengan asumsi (harga emas) US$ 4.000 tahun ini rencana penerimaan negara akan bisa US$ 2,9 miliar atau sekitar Rp 54 triliun. Dan di dalamnya ada pajak US$ 1,2 miliar, ada PNBP US$ 600 juta, dan ada dividen juga untuk MIND ID sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 17 triliun,” ujar Tony dalam rapat dengan Komisi XII DPR pada 13 April 2026.

Dia menambahkan bahwa setoran ke negara akan terus meningkat. Untuk tahun 2027, proyeksi setoran mencapai US$ 4,3 miliar atau hampir Rp 70 triliun. Sedangkan untuk 2028 dan seterusnya, diperkirakan sekitar US$ 6 miliar, setara Rp 100 triliun setiap tahunnya dalam bentuk pajak, PNBP, dan dividen bagi negara.

Perkiraan ini menunjukkan kontribusi signifikan PTFI terhadap pendapatan negara, terutama melalui dividen dan PNBP, sekaligus menegaskan peran perusahaan dalam sektor pertambangan Indonesia.

PT Freeport Indonesiasetoran ke negarapajakPNBPdividenproduksi bijihproduksi tembagaproduksi emas

Komentar

Memuat komentar...