KPK Cabut Segel Ruang Bupati Langkat
Gambar atau konten salah?
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mencabut segel yang sebelumnya dipasang di ruang kerja Bupati Langkat nonaktif, Syah Afandin alias Ondim. Pencopotan segel ini dilakukan setelah petugas KPK menyelesaikan proses penggeledahan pada hari ini.
Ruang kerja Ondim yang terletak di lantai 2 Kantor Bupati Langkat sempat disegel. Menurut informasi yang beredar, ada tiga pintu yang berdekatan dan semuanya terkena segel. Kini, segel-segel tersebut sudah tidak ada lagi. Namun, di salah satu pintu, masih terlihat bekas kertas penyegelan yang menempel.
Seorang petugas Satpol PP yang berada di lokasi mengatakan bahwa tim KPK tiba di kantor bupati sekitar pukul 09.00 WIB. Proses penggeledahan berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Petugas yang sama juga membenarkan bahwa kertas penyegelan telah dicopot. "Iya, sudah dicopot," ujarnya singkat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Langkat, Wahyudiharto, membenarkan bahwa kantor Bupati Langkat menjadi salah satu lokasi yang digeledah KPK. Ia juga menyebutkan bahwa penggeledahan tidak hanya dilakukan di kantor bupati. Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) juga masuk dalam daftar lokasi yang digeledah. "Yang terkonfirmasi (digeledah), (kantor) PU, Bupati, Disdik," kata Wahyudiharto.
Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Syah Afandin alias Ondim menjadi awal dari serangkaian penggeledahan ini. Tiga kantor dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat kini telah diperiksa oleh penyidik KPK.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
