Purbaya Bertemu Investor AS di New York, Washington

Cahyo S. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 84 dibaca
Bisik.id
Purbaya Bertemu Investor AS di New York, Washington

Gambar atau konten salah?

Pada hari Senin, 13 April 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan investor di New York dan Washington DC. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjelaskan kondisi fundamental makro ekonomi serta strategi fiskal Indonesia.

“Pada dasarnya kita jelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal kita ke depan. Jadi mereka yakin bahwa gerakan atau kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar,” ujar Purbaya dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 April 2026.

Investor AS yang hadir antara lain HSBC Global Asset Management, Lazard AM, Blackrock, Lord Abbett dan TD Asset Management.

Purbaya mengklaim ada yang minat berinvestasi di Indonesia sehingga beberapa penjelasan diberikan kepada mereka untuk menjawab keraguan yang dipikirkan terkait Indonesia.

“Mereka berniat melakukan investasi di Indonesia. Jadi beberapa penjelasan diberikan ke mereka untuk memastikan keraguan mereka terhadap Indonesia bisa di clear-kan,” kata Purbaya.

Purbaya mengklaim investor AS tidak ragu akan kebijakan fundamental makro Indonesia yang telah dirancang. Hanya saja mereka ingin memastikan kondisi terkini soal kenyamanan berinvestasi.

“Jadi mereka (investor) nggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar. Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan sudah sesuai dengan teori‑teori ekonomi,” ucap Purbaya.

Dalam kesempatan itu, Purbaya mendapat masukan yang positif agar pemerintah Indonesia bisa memperbaiki komunikasi dengan investor AS, mengingat fondasi makro ekonomi Indonesia dianggap sudah sangat baik.

“Soal kebijakan fiskal mereka sudah yakin bahwa kebijakan arahnya sudah benar, mereka beranggapan beberapa lembaga pemeringkat internasional terlalu cepat melakukan perubahan peringkat ke Indonesia, ya seperti pemberian outlook yang negatif, di mana perubahan tersebut dilakukan ketika data ekonomi terkini belum terlalu lengkap,” imbuh Purbaya.

Ketika ditanya strategi apa agar investor yakin berinvestasi di Indonesia, Purbaya menjelaskan bahwa ekonomi harus terus tumbuh sesuai dengan target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kita akan terus pastikan ekonomi tumbuh sesuai dengan target yang kita sebutkan. Kalau Indonesia bisa tumbuh 5,5% di triwulan I dan pada triwulan II tetap kuat, ini akan serta merta membuat mereka lebih yakin untuk memperbesar investasinya di Indonesia. Jadi kita fokus memastikan bahwa kebijakan kita benar, implementasinya kita sesuai dengan design yang kita buat,” pungkasnya.

Pertemuan ini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berupaya menjaga kepercayaan investor asing melalui kebijakan fiskal yang stabil dan komunikasi yang transparan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi SadewaInvestasi ASKebijakan fiskalMakro ekonomi IndonesiaHubungan investorKomunikasi transparan

Komentar

Memuat komentar...