Purbaya Yudhi: Gaji Lebih Rendah, Beban Kerja Lebih Berat

Ratna D. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 81 dibaca
Bisik.id
Purbaya Yudhi: Gaji Lebih Rendah, Beban Kerja Lebih Berat

Gambar atau konten salah?

Purbaya Yudhi Sadewa menggelitik penonton di Jogjakarta Financial Festival yang digelar di Jogja Expo Centre pada hari Jumat, 21 Mei 2026. Ia menyatakan dengan candaan bahwa kini ia “nyesal” menjadi Menteri Keuangan karena pekerjaan yang lebih berat dan gaji yang lebih rendah dibandingkan masa lalu di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Ya kan banyak kerjaan. Di samping itu nyesal kenapa saya jadi Menteri Keuangan, jadi banyak kerjaan. Harusnya kita santai di LPS,” ujarnya, menambah tawa penonton.

Selain itu, Purbaya menegaskan bahwa gaji yang ia terima saat menjabat sebagai Kepala Dewan Komisioner masih lebih besar dibandingkan gaji Menteri yang ia terima sekarang. Ia menekankan beban kerja yang sangat berat, sehingga dalam delapan bulan masa jabatan, berat badannya turun sepuluh kilogram.

“Enak sih Ketua LPS, gaji gede kerja agak santai. Kalau Menkeu gaji turun sedikit, kerja lebih berat. Delapan bulan jadi menteri, berat badan turun 10 kilogram,” ia bersenda gurau, diikuti sorak-sorai penonton.

Purbaya resmi diangkat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Senin, 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani Indrawati dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Sebelum memimpin kementerian, ia dikenal sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, jabatan yang diangkat berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020 pada 3 September 2020.

Peristiwa ini menyoroti perbedaan beban kerja dan kompensasi antara dua posisi penting di pemerintahan. Meskipun gaji lebih rendah, Purbaya menekankan tantangan yang lebih besar sebagai Menteri Keuangan. Hal ini mencerminkan perubahan prioritas dan tanggung jawab yang melekat pada jabatan tersebut.

Purbaya Yudhi SadewaMenteri KeuanganLembaga Penjamin Simpanan (LPS)Jogjakarta Financial FestivalGaji lebih rendahBeban kerja berat

Komentar

Memuat komentar...