Putri Kusuma Wardani Raih 16 Besar Indonesia Open 2026
Gambar atau konten salah?
Putri Kusuma Wardani melangkah ke 16 besar Indonesia Open 2026. 21‑13, 21‑14 menjadi skor kemenangan atas wakil Taiwan, Sung Shuo Yun, di Court 1 Istora Senayan, GBK.
Pertandingan dimulai pada 02 Juni 2026. Putri memanfaatkan kecepatan dan ketepatan, menekan lawannya sejak awal. Ia langsung memimpin hingga 11‑6, lalu menambah minum sebelum kembali menekan. Ketangguhan dan kesabaran membuatnya tetap unggul, menghalau setiap upaya Shuo Yun untuk mengejar.
Gim kedua lebih menantang. Shuo Yun sempat memimpin 9‑7, namun Putri menuntaskan kembali permainan. Ia mengambil alih interval dengan 11‑9, lalu meluncurkan pukulan menyerang yang membuat Shuo Yun terguncang. Akhirnya, Putri menutup pertandingan dengan 14‑21.
Di 16 besar, Putri akan bertarung melawan wakil Kanada, Michelle Li. Pertandingan dijadwalkan pada 03 Juni 2026.
Keberhasilan ini menutup rangkaian penampilan Indonesia di babak 32 besar Indonesia Open 2026. Putri menjadi satu-satunya perwakilan wanita Indonesia yang masih menjejak 16 besar.
Dengan performa ini, Putri menunjukkan bahwa atlet Indonesia masih dapat bersaing di level internasional, meski hanya satu perwakilan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Wakil Indonesia Tersingkir di 16 Besar Japan Open
Setahun Berpartner, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Putri Kusuma Tak Khawatir Tanpa An Se Young
Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara di Japan Open
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
