Quartararo Akui Sachsenring Jadi Mimpi Buruk Yamaha
Gambar atau konten salah?
Fabio Quartararo tidak memulai akhir pekan MotoGP Jerman 2026 dengan rasa percaya diri tinggi. Pembalap Monster Yamaha itu terus terang mengakui bahwa Sachsenring bukanlah sirkuit yang ramah bagi motor Yamaha YZR-M1. Menurutnya, karakter trek di Jerman justru menjadi salah satu tantangan terberat bagi timnya saat ini.
MotoGP Jerman merupakan seri terakhir sebelum jeda musim panas. Quartararo berharap bisa menutup paruh pertama musim dengan hasil positif. Namun, ia sadar betul bahwa perjuangan di Sachsenring tidak akan mudah. Ia datang ke Jerman setelah finis di posisi kedelapan pada MotoGP Belanda di Assen dua pekan lalu. Balapan di Assen, menurutnya, cukup menguras fisik. Tapi Yamaha berhasil memaksimalkan hasil yang ada.
"Assen sangat menguras fisik, tetapi kami berhasil mendapatkan hasil semaksimal mungkin dari balapan itu," kata Quartararo.
Meski begitu, Sachsenring bukan tanpa kenangan manis bagi Quartararo. Ia pernah memenangi MotoGP Jerman pada 2022. Kemenangan itu hingga kini masih menjadi kemenangan terakhir Yamaha di kelas premier. Namun, kondisi Yamaha saat ini jauh berbeda dari tiga tahun lalu. Quartararo menilai bahwa karakter Sachsenring kini menjadi salah satu lintasan yang paling sulit ditaklukkan oleh YZR-M1.
"Sachsenring adalah sirkuit yang menyimpan banyak kenangan indah bagi saya, termasuk kemenangan di sana. Jadi menyenangkan bisa kembali lagi," ujarnya. "Tetapi ini bukan sirkuit yang mudah bagi kami. Kami akan fokus pada hal-hal positif, terus bekerja keras, dan berusaha tampil kompetitif sejak awal akhir pekan."
Quartararo tetap memasang target untuk membawa pulang hasil terbaik sebelum MotoGP memasuki jeda musim panas. Mantan juara dunia MotoGP itu berharap Yamaha mampu menemukan setelan terbaik sejak sesi latihan bebas. Dengan begitu, ia bisa bersaing pada kualifikasi maupun balapan. "Target kami adalah memasuki jeda musim panas dengan hasil sebaik mungkin," kata Quartararo.
Secara keseluruhan, situasi ini menunjukkan bahwa Yamaha masih berjuang keras untuk kembali kompetitif. Kemenangan Quartararo di Sachsenring pada 2022 menjadi bukti bahwa motor ini pernah jaya di sirkuit tersebut. Namun, perkembangan teknis dan persaingan yang semakin ketat membuat Yamaha harus bekerja ekstra keras untuk sekadar mendekati performa terbaiknya. Quartararo sendiri tetap realistis, tetapi tidak menyerah begitu saja.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
