Rahasia Diet 6.000 Kalori Haaland di Piala Dunia
Gambar atau konten salah?
Erling Haaland, pemain sepak bola asal Norwegia yang kini berusia 25 tahun, mengonsumsi sekitar 6.000 kalori setiap hari. Angka itu jauh di atas kebutuhan rata-rata pria dewasa yang berkisar 2.000 sampai 2.600 kalori. Pola makan ekstrem ini menjadi salah satu faktor pendukung performa luar biasanya di lapangan.
Untuk sarapan, Haaland punya kebiasaan yang cukup unik. Ia memulai hari dengan secangkir kopi yang dicampur susu mentah dan sedikit sirup maple. Menurutnya, kopi adalah "superfood" jika diracik dengan cara yang tepat. Sementara susu mentah ia pilih karena baik untuk pencernaan, tulang, otot, hingga kesehatan kulit.
Menu sarapan lain yang menjadi favorit adalah telur mata sapi, atau sunny-side-up. Telur ini disajikan bersama roti sourdough panggang. Dari satu butir telur ukuran besar, putih telur saja sudah mengandung sekitar 3,6 gram protein. Sementara kuning telur menyumbang 2,7 gram protein tambahan. Kaya protein, mudah dibuat, dan bergizi tinggi.
Putih telur juga mengandung antioksidan dan nutrisi yang membantu membangun otot serta mengurangi lemak perut. Kuning telur, di sisi lain, mengandung vitamin A, D, E, K, B, zat besi, zinc, fosfor, dan lemak sehat termasuk omega-3. Ada juga kolin yang penting untuk kesehatan otak, fungsi hati, dan metabolisme tubuh. Kombinasi ini membuat telur mata sapi menjadi pilihan sarapan yang padat gizi.
Roti sourdough yang ia padukan dengan telur juga punya keunggulan tersendiri. Roti yang difermentasi dengan ragi alami ini lebih mudah dicerna. Proses fermentasi panjang membantu mengurai sebagian gluten dan karbohidrat kompleks sebelum masuk ke sistem pencernaan. Selain itu, sourdough kaya akan prebiotik—bakteri asam laktat di dalamnya menciptakan lingkungan yang mendukung mikrobioma usus. Senyawa prebiotik ini menjadi makanan bagi bakteri baik di saluran cerna.
Semua menu sarapan itu mendukung performa Haaland di turnamen besar. Pada Piala Dunia 2026, ia menjadi sorotan setelah membantu Norwegia mengalahkan Brasil 2-1 di MetLife Stadium, Amerika Serikat, pada 6 Juli 2026. Kemenangan itu membawa Norwegia lolos ke babak perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Diet ketat Haaland bukan sekadar soal jumlah kalori. Ia memilih bahan makanan yang kaya protein, prebiotik, dan lemak sehat. Mulai dari kopi campur susu mentah, telur mata sapi, hingga roti sourdough—semuanya dirancang untuk menjaga stamina dan pemulihan otot. Bagi atlet sekelasnya, sarapan bukan sekadar mengisi perut, melainkan investasi untuk performa di lapangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Warteg Bisa untuk Diet Sehat, Tak Perlu Salad Mahal
17% Pekerja Malaysia Alami Gangguan Psikososial
5 Makanan Harian yang Sehatkan Jantung Menurut Penelitian
200 Ribu Kondom Palsu China Diselundupkan ke Eropa
Urine Bening Ternyata Tanda Bahaya Ginjal
BPOM: Indonesia Bisa Jadi Negara Pertama dengan Vaksin mRNA DBD
Berita Terbaru
Rahasia Diet 6.000 Kalori Haaland di Piala Dunia
Danau Jakabaring: Rekreasi Rp2.000 di Palembang
Operasi Tangan Kiri Jordan Henderson Sukses, Piala Dunia 2026 Berakhir
ITB-IPB Ciptakan Rumpon Portabel untuk Nelayan
Kemendikdasmen Siapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat untuk MPLS 2026
Potongan Ojol 8% Tak Raup Pendapatan