Raymond Indra, Nikolaus Joaquin Mundur Singapore Open 2026

Rizki W. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 107 dibaca
Bisik.id
Raymond Indra, Nikolaus Joaquin Mundur Singapore Open 2026

Gambar atau konten salah?

Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin batal tampil di Singapore Open 2026 karena cedera lutut kiri Raymond. Pasangan ganda putra Indonesia ini harus menarik diri sebelum pertandingan pertama.

Turnamen Singapore Open 2026 dijadwalkan di Singapore Indoor Stadium pada 26‑31 Mei 2026 dan merupakan ajang level Super 750. Awalnya, Raymond/Joaquin dijadwalkan bertanding melawan unggulan kelima Liang Wei Keng dan Wang Chang di babak pertama.

Pelatih mereka, Antonius Budi Ariantho, mengungkapkan kondisi yang menghambat. “Satu minggu terakhir Raymond mengeluhkan kondisi lutut belakang sebelah kiri yang tidak enak. Sudah coba diterapi dan disesuaikan pola latihannya tapi kemarin di pemeriksaan terakhir jelang berangkat kondisinya masih ada rasa tidak nyaman,” ungkapnya dalam rilis yang diterima detikSport.

Ia menambahkan, “Daripada dipaksakan berangkat, saya memutuskan untuk menarik mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026. Sebenarnya masih bisa main tapi pasti tidak maksimal karena ada pergerakan tertentu kurang lepas, ada yang ganjal.”

Antonius berharap pasangan tersebut dapat kembali berkompetisi di Indonesia Open 2026, yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 2‑7 Juni 2026. “Semoga dengan waktu yang tersisa, pemulihan dan persiapan saya rasa bisa lebih baik di Indonesia Open nanti,” harap Anton.

Dengan mundurnya Raymond/Joaquin, ganda putra Indonesia di Singapore Open 2026 akan diwakili oleh Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, serta Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Pengunduran diri ini menyoroti pentingnya kesehatan atlet dalam persiapan turnamen tingkat tinggi. Pemain utama Indonesia kini menunggu kesempatan di Indonesia Open untuk menunjukkan performa terbaik setelah pemulihan yang cukup.

Raymond IndraNikolaus JoaquinSingapore Open 2026cedera lutut kiriIndonesia Open 2026Antonius Budi Arianthokesehatan atlet

Komentar

Memuat komentar...