Raymond, Nikolaus Targetkan Keikutsertaan Thomas Cup 2026
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Ganda putra Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, bertekad memberikan yang terbaik bila terpilih masuk skuad Merah Putih di Piala Thomas 2026. Turnamen beregu putra paling bergengsi itu akan digelar di Horsens, Denmark, pada 24 April 2026 hingga 3 Mei 2026. Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair.
Raymond dan Joaquin belum pernah merasakan atmosfer Piala Thomas, turnamen dua tahunan yang menantang para pemain terbaik dunia. “Saya sih semuanya ingin sih, enggak ada yang kayak pengen banget, pengen enggak, cuma memang semuanya memang saya pengen banget. Semua turnamen saya pengen banget ikuti,” ujar Joaquin saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Ia melanjutkan, “Ya (Piala) Thomas itu bisa dibilang kita terbanyak ya (kemenangan) ya, Indonesia kalau enggak salah ya? Jadi ya ingin menjadi salah satunya lah yang ada di skuad Thomas dan bisa juara.”
Dalam enam bulan terakhir, performa kedua pemain ini cukup menjanjikan. Mereka menjuarai Australia Open Super 500 tahun lalu, lalu melanjutkan tren positif dengan menjadi runner‑up di Indonesia Masters dan Thailand Masters. Terbaru, keduanya menembus semifinal di debut mereka di All England 2026.
Di ranking dunia, Raymond/Joaquin kini berada di peringkat ke‑13, unggul atas Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang menempati posisi ke‑17 per 31 Maret 2026. Peringkat ini menandakan mereka sudah berada di barisan pemain yang dapat dipertimbangkan untuk skuad Piala Thomas.
Meski peluang terbuka, keduanya belum mendapat kepastian masuk skuad. “Ya kami masih belum tahu fix‑nya seperti apa, yang pasti kami berharap juga (bisa masuk tim Thomas) karena itu salah satu impian kami ya bisa main di Thomas Cup,” ujar Joaquin. Ia menambahkan, “Tapi jika memang terpilih, ya kami ingin membuktikan karena kami memang sudah dipercaya oleh Indonesia untuk mewakili tim. Jadi kami bakal melakukan yang terbaik kami di sana.”
Raymond memilih menunggu keputusan pelatih tanpa ingin terlalu jauh berspekulasi. Ia berkata, “Saya enggak bisa bilang gitu, nanti saya tahu main tiba‑tiba nanti diganti. Enggak mau. Jadi ya ingin enjoy saja lah, entar menunggu bagaimana saja hasilnya. Kalau sudah fix, ya sudah.”
Dengan rekam jejak yang semakin kuat, Raymond dan Joaquin menunggu kabar resmi. Mereka siap memanfaatkan peluang jika dipanggil, menambah kekuatan ganda Indonesia yang sudah terbukti mampu bersaing di kancah internasional.
Keputusan akhir akan menentukan apakah dua pemain muda ini dapat menorehkan prestasi baru bagi Piala Thomas, sekaligus menambah dinamika skuad Merah Putih di turnamen bergengsi tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jaya Raya Dominasi Hari Kedua Junior Grand Prix 2026
Alwi & Ubed Jadi Andalan Tunggal Putra
Apriyani Rahayu Pindah ke Ganda Campuran
Pemain Muda Unggulan: Zaki Ubaidillah Siap Debut di Japan Open 2026
Alwi Farhan Pulih, Siap Hadapi Japan Open 2026
Jaya Raya Junior Grand Prix 2026 Dimulai, 981 Atlet Berlaga
Berita Terbaru
BMKG: Hanya Satu Wilayah Lampung Diguyur Hujan Ringan
Megawati Sampaikan Duka atas Wafatnya Ayatollah Khamenei
9 Juli 2026 Tepat 24 Muharram 1448 H, Ini Daftar Lengkap
Pendaftaran TKA 2026 Dimajukan
Polemik Seleksi JPTP Rembang, Bupati Perintahkan Ulang dari Awal
17% Pekerja Malaysia Alami Gangguan Psikososial
5 Makanan Harian yang Sehatkan Jantung Menurut Penelitian
MU Sepakat Bayar Rp1,16 Triliun untuk Andrey Santos
Kelas Bisnis Pemula 16 Juli: Mulai dari Nol