Raymond‑Joaquin Tersingkir di Kejuaraan Asia 2026 Ningbo
Gambar atau konten salah?
Kejuaraan Asia 2026 di Ningbo, China, menjadi panggung pertama bagi pasangan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin. Mereka diprediksi akan tampil mantap, namun hasilnya tidak memuaskan. Pasangan ini langsung tersingkir di babak pertama.
Raymond dan Joaquin gagal mencetak hattrick kemenangan atas pasangan Korea, Kang Min Hyuk dan Ki Dong Ju. Meskipun juara Australia Open 2025, mereka kalah setelah tiga gim dengan skor 11‑21, 21‑15, 23‑25.
Dalam keterangan melalui federasi, Raymond mengungkapkan:
"Mainnya lumayan oke, hanya hasilnya kurang maksimal. Di poin-poin terakhir kami banyak mengangkat bola jadi kami banyak terserang," katanya. Ia menambahkan, "Antisipasi kami terhadap lawan mengira akan banyak menyerang, namun di game pertama lawan malah melambatkan tempo dan bermain satu‑satu."
Joaquin juga terkejut dengan pola main lawan. Karena itu, mereka telat antisipasi dan tertinggal di gim pertama.
Raymond dan Nikolaus sempat bangkit di gim kedua, namun pada gim penentu mereka harus mengakui permainan lawan yang lebih unggul. Nikolaus berkata:
"Memang di game ketiga cukup ketat, kami kejar‑kejaran poin dan di setting poin pun kami tidak pernah memimpin. Di poin akhir itu mungkin ada faktor keberuntungan juga, namun kami juga banyak mengangkat bola, jadi musuh kans menyerangnya lebih besar dari kami," tutur Nikolaus.
Ia menyoroti keunggulan lawan, "Lawan memiliki keunggulan dibagian bola‑bola drive dan Kang Min Hyuk di depannya nutup, serta defence di arah badannya mereka cukup baik dibandingkan kami buat lari‑lari," ujarnya.
Kejuaraan Asia 2026 menandai tantangan bagi Raymond dan Joaquin, yang harus menyesuaikan strategi menghadapi lawan Korea.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Wakil Indonesia Tersingkir di 16 Besar Japan Open
Setahun Berpartner, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Putri Kusuma Tak Khawatir Tanpa An Se Young
Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara di Japan Open
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
