Restoran AYCE Peringatkan Kalori, Netizen Terbelah
Gambar atau konten salah?
Seorang pelanggan restoran sushi dengan konsep All You Can Eat (AYCE) mendapat peringatan dari sistem digital saat hendak memesan menu tambahan. Peringatan itu muncul karena total kalori pesanannya sudah mencapai 2.000 kalori. Kisah ini diunggah di forum Reddit dan langsung ramai diperbincangkan.
Dalam unggahannya, pelanggan itu bercerita bahwa ia memesan tiga tusuk sate daging domba. Saat itu, ia hendak menyelesaikan pesanan melalui layar digital yang tersedia di meja. Tiba-tiba, muncul notifikasi berbunyi: "Demi kesehatan Anda, asupan rata-rata orang dewasa sebaiknya tidak melebihi 1.000 kalori. Asupan kalori Anda saat ini mencapai 2.000 kalori. Apakah Anda yakin ingin melanjutkan?"
Layar tersebut juga menampilkan rincian kalori secara detail. Tiga tusuk sate yang baru dipesan mengandung 240 kalori. Sementara itu, total pesanan sebelumnya sudah mencapai 1.760 kalori. Pelanggan itu menilai jumlah makanan tersebut sebenarnya cukup untuk dua orang. Di layar yang sama, tercantum pula pemberitahuan bahwa biaya tambahan bisa dikenakan jika makanan yang dipesan tidak dihabiskan.
Unggahan ini langsung memicu perdebatan sengit. Sebagian netizen menilai notifikasi itu terlalu menghakimi pilihan makanan pelanggan. "Peringatannya berlebihan. Biarkan orang makan dengan bebas," tulis seorang pengguna Reddit. "Saya datang ke sini untuk makan, bukan untuk membaca," komentar pengguna lainnya. Ada pula yang menyindir bahwa pesan itu seolah mempermalukan pelanggan karena dianggap makan terlalu banyak.
Namun, tidak sedikit yang membela kebijakan restoran. Menurut mereka, peringatan itu bukan bertujuan mengatur pola makan pelanggan. Tujuannya adalah mengingatkan agar tidak memesan makanan secara berlebihan yang berpotensi menyebabkan pemborosan. "Ini sangat umum ditemukan di restoran AYCE, terutama di restoran Asia. Tujuannya untuk mencegah pemborosan makanan," tulis salah satu pengguna Reddit.
Pengguna lain juga menilai notifikasi tersebut tetap memberi kebebasan kepada pelanggan untuk melanjutkan pesanan. Sistem itu hanya memastikan pelanggan menyadari jumlah makanan yang telah dipesan. Sekaligus mengingatkan adanya biaya tambahan jika makanan tidak dihabiskan.
Perdebatan ini sebenarnya bukan soal benar atau salah. Lebih pada bagaimana restoran menyampaikan informasi kepada pelanggan. Di satu sisi, peringatan kalori bisa dianggap sebagai bentuk edukasi. Di sisi lain, cara penyampaiannya bisa terkesan menghakimi. Apalagi di restoran AYCE, pelanggan datang dengan ekspektasi bisa makan sepuasnya. Jadi, ketika sistem mengingatkan soal batas kalori, reaksi yang muncul bisa berbeda-beda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pemerintah Jepang Siapkan Aturan Ketat untuk Makan Ayam Mentah
Penjual Makanan Tutup Warung Dua Bulan, Masak Gratis Setiap Hari
Petis Tien Makan 40 McNuggets Usai Dilarikan ke RS
Lima Makanan Kelam Lahir dari Penjajahan
Michelin Guide Resmi Hadir di Selandia Baru
Keluarga India Viral Usai Lempar Tisu di Restoran Vietnam
Berita Terbaru
Restoran AYCE Peringatkan Kalori, Netizen Terbelah
PBVSI Targetkan Timnas Voli Putra Juara SEA V Cup 2026
Komdigi: Spektrum 6G RI Masih Terfragmentasi
Maroko: Tak Akan Ulang Kesalahan Lawan Prancis
Integrasi Stasiun Karet-BNI City Ditargetkan Beroperasi 2026
BTN Gandeng BPS, Data Jadi Kunci Atasi Backlog Rumah