Rian Ardianto Mulai dari Nol Lagi
Gambar atau konten salah?
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto, memilih untuk tidak larut dalam situasi. Kariernya kembali berubah. Setelah beberapa bulan menjalani kerja sama dengan Rahmat Hidayat, Rian kini harus memulai lagi dari awal. Pasangan barunya adalah Daniel Edgar Marvino.
Rian tidak menampik bahwa kondisi ini berat. Di sektor ganda putra, persaingan sudah mulai terbentuk. Beberapa nama sudah memiliki pasangan tetap. Fajar Alfian kini berpasangan dengan Muhammad Shohibul Fikri. Leo Rolly Carnando kembali bersama Daniel Marthin. Sabar Karyaman Gutama dan Mohammad Reza Pahlevi terus bersaing di level atas. Duet muda Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin juga mulai merangkak naik.
Di tengah rival yang sudah mulai mengumpulkan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028, Rian justru berada di posisi berbeda. Ia harus membangun semuanya dari nol. Poin peringkatnya belum ada. Rankingnya masih jauh dari kata aman.
"Ya saya rasa di (sektor) ganda tidak ada yang mudah. Apalagi di ganda putra, kondisi sekarang yang empat pasang itu hasilnya baik-baik semua. Jadi ke depan tidak ada yang gonta-ganti pasangan lagi karena proyeksinya semua ke Olimpiade," kata Rian saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, pada Rabu, 08 Juli 2026.
"Untuk saya sendiri, yang pasti terus berusaha lah. Apalagi sekarang dikasih kesempatan meningkatkan junior, jadi dimaksimalkan saja sih," tambahnya.
Rian sadar betul posisinya saat ini. Bicara soal Olimpiade masih terlalu jauh. Target terdekatnya jauh lebih sederhana: masuk kembali ke persaingan level atas. Ia ingin bisa bersaing di turnamen level Super 500 ke atas.
"Kalau saya untuk Olimpiade dua tahun lagi, masih belum lah. Maksudnya buat mengejar Olimpiade masih belum, karena kan poin juga masih jauh, belum ada juga. Jadi ya buat tahun ini, bagaimana caranya bisa cepat menembus ranking atas saja. Bisa bersaing di level 500 ke atas," jelasnya.
"Ya, yang penting jadi motivasi saja. Karena yang lain mungkin sudah di level 500 ke atas, jadi saya dengan partner baru harus cepat agar bisa naik ke level atas," tambah Rian.
Langkah pertama Rian dan Daniel akan dimulai di Taipei Open 2026. Turnamen BWF World Tour Super 300 itu dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli hingga 2 Agustus. Meski levelnya bukan yang tertinggi, Rian tidak meremehkan persaingan.
"Untuk pertandingan ke depan di level 300 tidak akan mudah juga, karena banyak pemain top juga yang main di sana. Apalagi dari Malaysia ada yang pisah pasangan dan main di Taipei juga, jadi tak mudah lah," kata Rian.
Rian adalah mantan juara All England 2023 dan 2024. Sebelumnya, ia sempat dipasangkan dengan Rahmat Hidayat selama sekitar delapan bulan. Kini, ia harus membangun chemistry baru dengan Daniel. Tidak ada jaminan semuanya akan berjalan mulus. Tapi Rian memilih untuk tetap berusaha.
Kondisi ini menunjukkan betapa dinamisnya sektor ganda putra Indonesia. Dalam waktu singkat, peta persaingan bisa berubah total. Rian, yang pernah berada di puncak, kini harus merangkak naik lagi. Ia tidak sendirian. Beberapa pemain lain juga mengalami perombakan pasangan. Namun, sebagian besar sudah mulai stabil. Rian belum.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jaya Raya Dominasi Hari Kedua Junior Grand Prix 2026
Alwi & Ubed Jadi Andalan Tunggal Putra
Apriyani Rahayu Pindah ke Ganda Campuran
Pemain Muda Unggulan: Zaki Ubaidillah Siap Debut di Japan Open 2026
Alwi Farhan Pulih, Siap Hadapi Japan Open 2026
Jaya Raya Junior Grand Prix 2026 Dimulai, 981 Atlet Berlaga
Berita Terbaru
Kades Situbondo Tersangka Korupsi Dana Desa Rp289 Juta
Rian Ardianto Mulai dari Nol Lagi
Adaksi Usul Gaji Dosen Rp20-50 Juta per Bulan
Persebaya Gaet 5 Pemain Asing Baru untuk Super League 2026/2027
Bom Diduga Peninggalan PD II Ditemukan di Sungai Blitar
Penjaringan Calon Siswa Sekolah Rakyat Jatim Masih Berlangsung
Instruktur Terbang Lompat dari Pesawat, Murid Mendarat Sendiri
Dua Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Dilimpahkan ke Kejaksaan
Mutasi Kendaraan Wajib bagi Pindah Domisili