Ribuan Titik Hujan Ringan di Jateng, Wilayah Mana Saja?
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Tengah pada Minggu, 21 Juni 2026. Menurut prakirawan Agus Triyono, kondisi langit pada pagi hingga siang hari diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Memasuki sore hingga awal malam, cuaca umumnya akan tetap berawan.
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi turun secara tidak merata. Wilayah yang akan terkena hujan meliputi daerah pegunungan, dataran tinggi, dan area di sekitarnya. Suhu udara di Jawa Tengah berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celcius, dengan kelembaban udara yang berada di angka 50 hingga 95 persen.
Berikut rincian prakiraan cuaca yang berlaku dari pukul 07.00 hingga 19.00 WIB:
- Hujan ringan hingga sedang: Wonosobo, Grobogan, dan Slawi.
- Hujan ringan: Purbalingga, Banjarnegara, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Kudus, Jepara, Temanggung, Kajen, Magelang, Salatiga, Majenang, dan Ambarawa.
- Berawan: Cilacap, Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Klaten, Blora, Rembang, Pati, Demak, Ungaran, Pemalang, Brebes, Solo, Semarang, Pekalongan, Tegal, dan Bumiayu.
- Cerah berawan: Sukoharjo, Wonogiri, Kendal, dan Batang.
Prakiraan ini menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah di Jawa Tengah tidak akan mengalami hujan lebat, melainkan lebih banyak didominasi kondisi berawan. Hujan ringan yang terjadi pun hanya menyasar beberapa titik tertentu, terutama di area pegunungan dan dataran tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
